Sabtu, 30 Agustus 2014

Inilah Cara Pengurusan BPJS , Jangan Lewat Calo !!!!!!


Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS Pasal 14 menyatakan bahwa setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program Jaminan Sosial. Sesuai dengan perintah Undang-Undang, sejak 1 Januari 2014 BPJS Kesehatan mengelola jaminan kesehatan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (dulu Jamkesmas), PNS, TNI, Polri, Pensiunan PNS/TNI/Polri dan pekerja swasta peserta eks JPK Jamsostek serta masyarakat lain yang secara mandiri mendaftar sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja.

Per Juli 2014, jumlah peserta BPJS Kesehatan se Jawa Tengah dan DIY adalah 19.947.622 jiwa atau telah mencapai 55,7 persen dari jumlah penduduk Jawa Tengah dan DIY. Animo masyarakat umum untuk mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan secara mandiri cukup besar, yakni per 430.948 jiwa. Untuk melayani calon peserta, BPJS Kesehatan memiliki 103 Kantor Cabang dan 366 Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota (KLOK) yang tersebar di 511 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Saat ini BPJS Kesehatan juga telah membuka 19 liaison office (LO) di kawasan-kawasan industri di Pulau Jawa. Rencananya, tahun depan BPJS Kesehatan juga akan menambah 42 KLOK di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

 Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, di setiap Kantor Kabupaten/ Kota telah ada kantor pelayanan yakni delapan Kantor Cabang, 32 KLOK dan dua LO di Kawasan Industri di wilayah Semarang. Persyaratan pendaftaran BPJS Kesehatan untuk peserta pendaftar mandiri yang tergolong Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) adalah sebagai berikut :

 - Mengisi Formulir Daftar Isian Peserta
- Melampirkan fotocopy KTP
- Melampirkan fotocopy KK
- Melampirkan fotocopy akte /surat nikah
- Melampirkan fotocopy akte kelahiran anak
- Foto 3x4 cm 1 lembar (anak<5 th tanpa foto).

Ketentuan tentang besaran iuran untuk Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja telah diatur dalam Peraturan Presiden nomor 111 tahun 2013 tentang Perubahan Perpres 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan pada pasal 16F.

Besaran Iuran perorang per bulan sesuai manfaat kelas perawatan yang diinginkan adalah sebagai berikut :

- Kelas III : Rp25.500 (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah)
- Kelas II : Rp42.500 (empat puluh dua ribu lima ratus rupiah)
 - Kelas I : Rp59.500 (lima puluh sembilan ribu lima ratus rupiah) 

Pembayaran iuran setiap tanggal 10 bulan berjalan melalui Bank yang bekerjasama (BRI, BNI, Mandiri).

Denda keterlambatan pembayaran iuran dua persen. Dan pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan BEBAS BIAYA ADMINISTRASI. Setelah calon peserta mendaftar dan membayar iuran pada bulan tersebut, maka berhak mendapatkan Kartu Peserta dan telah berhak mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis dan prosedur pelayanan yang ditetapkan.

Calon peserta pendaftar mandiri juga dapat melakukan pendaftaran online di website resmi BPJS Kesehatan, yaitu www.bpjs-kesehatan.go.id. Selain tidak perlu mengantri, prosesnya pun lebih cepat. Setelah calon peserta berhasil melakukan pendaftaran, akan mendapat email konfirmasi yang berisi formulir pendaftaran yang telah diisi, lembar nomor virtual account (VA), dan link yang berisi aktivasi pendaftaran.

Calon Peserta kemudian dapat melakukan pembayaran ke nomor VA tersebut. Dengan membawa formulir pendaftaran yang telah diprint dan bukti pembayaran, peserta bisa mendapatkan kartu BPJS Kesehatan-nya di Kantor BPJS Kesehatan terdekat. BPJS Kesehatan tidak membebani administrasi apa pun, sehingga masyarakat diharapkan tidak menggunakan jasa calo untuk mengurus pendaftaran kepesertaan.

Penggunaan jasa calo untuk mengurus BPJS Kesehatan akan merugikan peserta, selain biayanya mahal (bisa berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp200 ribu), juga rentan dilakukan pemalsuan kartu BPJS Kesehatan.
 Apabila masyarakat menemukan adanya calo dalam administrasi BPJS Kesehatan agar melaporkan ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat. 

Dikutip dari: AntaraJateng.com 



Asyiknya Naik Bus Trans Semarang Jauh Dekat Rp 3.500



Semarang - Dalam bulan Agustus ini saya beberapa kali harus ke Semarang untuk suatu urusan. Karena tidak membawa kendaraan sendiri maka untuk transportasi memakai kendaraan angkutan umum. Nah untuk perjalanan di dalam kota Semarang biasanya saya naik angkutan Daihatsu Orange. Tetapi kali ini saya mencoba Bus Trans Semarang.

Dari informasi selain murah ongkosnya , bis Trans Semarang juga nyaman dinaiki. Oleh karena itu ketika turun dari Bus umum Demak – Semarang untuk menuju ke Rumah Sakit Umum Kariadi Semarang sayapun mencoba naik Bus Trans Semarang. Hitung hitung sambil mencoba kenyamanan angkutan umum seperti halnya Trans Jakarta.

Untuk menikmati Bus Trans Semarang ini penumpang harus menunggu di halte-halte yang telah disediakan . Jika kita datang dari Timur Semarang dan ingin mencoba naik bus Trans Semarang maka kita harus masuk ke dalam Terminal Terboyo atau naik dari halte depan Rumah Sakit Sultan Agung Semarang.





Nah setelah kita memasuki Bus ini kita tinggal pilih jurusan kemana kita akan pergi. Di halte pemberhentian Bus Trans Semarang ini ada peta kota Semarang yang menunjukkan dimana bus-bus Trans Semarang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Oleh karena itu sebelum naik kita harus membaca peta dulu apakah Bus Trans Semarang ini singgah pada tempat yang kita tuju.

Dari peta yang terpasang Bus Trans Semarang ini singgah pada tempat-tempat yang umum dan juga vital di kota Semarang. Tempat tempat persinggahan itu diantaranya kota lama dengan gereja Blenduknya , Pasar Johar , Balai kota , Rumah Sakit Kariadi dan banyak lagi yang lainnya. Sehingga bagi yang ingin keliling kota Semarang Bus Trans Semarang ini bisa menjadi alternative transportasi.



Nah bagaimana dengan ongkos atau biaya sekali jalan untuk menikmati Bus Trans Semarang ini ? Berdasarkan Keputusan Walikota Semarang No 551.2/015 2009 tentang tarif angkutan kota Semarang maka tarifnya hanya Rp 3.500 umum dan Rp 1.000 untuk pelajar. Jika dibandingkan dengan angkutan umum lain tarif bus Trans Semarang lebih ekonomis . Apalagi jika routenya jauh kita bisa hemat Rp 2.000 – Rp 3.000 sekali jalan.

Oleh karena lebih ekonomis itulah maka pada jam-jam sibuk Bus Trans Semarang ini selalu penuh dengan penumpang. Selain pelajar dan Mahasiswa PNS dan karyawan swasta banyak pula yang menggunakan jasa Bus Trans Semarang ini. Sehingga selain tempat duduk penuh dengan penumpang mereka juga banyak yang berdiri dengan pegangan tangan yang disediakan.

Meskipun penuh sesak naik Bus Trans Semarang ini cukup nyaman karena ada AC yang menyuplai udara segar dalam Bus. Sehingga meskipun tidak bisa duduk para pengguna bus ini tetap setia menanti kedatangan bus di setiap halte. Penasaran akan layanan bus Trans Semarang ini jika anda jalan-jalan ke Semarang bisa mencoba menikmatinya. (Muin)

Cara Menggunakan BPJS Kesehatan


Jakarta - Bagi Anda peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) yang ingin menggunakan fasilitas kesehatan lanjutan, berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda ketahui:
  • Buat Surat Rujukan
Jika ingin mendapatkan layanan kesehatan di Rumah Sakit pemerintah maupun swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Anda harus memiliki surat rujukan dari penyedia fasilitas kesehatan tingkat pertama yang tertera di kartu seperti Puskesmas, klinik maupun dokter yang telah dipilih. Pihak Puskesmas, klinik maupun dokter tersebut akan memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit apabila pasien memerlukan penanganan lebih lanjut.

 Anda tidak diperkenankan langsung berobat ke Rumah Sakit tanpa membawa rujukan. Ini dimaksudkan agar tidak ada penumpukan pasien di Rumah Sakit. Karena untuk penyakit ringan bisa diselesaikan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
  • Siapkan Dokumen
Persiapkan dokumen-dokumen untuk berobat sebelum berangkat ke Rumah Sakit tujuan antara lain:
- 1 lembar fotokopi Kartu Keluarga
- 1 lembar fotokopi KTP
- 1 lembar fotokopi kartu BPJS Kesehatan
- 1 lembar fotokopi Surat Rujukan
- Kartu BPJS Kesehatan asli
  • Datang Lebih Awal
Biasanya Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan memiliki banyak pasien. Datang lebih pagi agar mendapat nomor antrean awal. Sabar menunggu sampai nomor antrean Anda dipanggil.
  • Pasien Gawat Darurat
Untuk kondisi gawat darurat pasien BPJS Kesehatan dapat langsung menuju Rumah Sakit tanpa perlu menggunakan surat rujukan dari klinik kesehatan tingkat pertama.
  • Biaya Tanggungan Passion
Meskipun telah menjadi peserta BPJS Kesehatan, namun ada kalanya Anda tetap membayar sejumlah uang. Ada jenis obat-obatan yang tidak tertanggung dalam BPJS Kesehatan. Selain itu Anda juga akan dikenakan biaya tambahan bila rawat inap di atas kelas yang tertera pada kartu. Misalnya Anda terdaftar sebagai pasien kelas II, namun karena berbagai hal Anda akhirnya dirawat di kelas I, selisih biaya tersebut yang harus Anda tanggung. Namun demikian biaya yang dikeluarkan relatif kecil bila dibandingkan jika Anda tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan. (Aditya Pratama/EKW)
Dikutip dari: Beritasatu.com

Petani Desa Gerdu Jepara Mencoba Tanam Semangka


Pemupukan tanaman semangka

Jepara – Lahan persawahan desa Gerdu kecamatan Pecangaan di pinggir jalan raya Gerdu – Kaliombo biasanya hanya ditanami padi pada musim penghujan  saja. Namun pada musim kemarau kali ini lahan kering itu di coba ditanami buah semangka. Harapannya bisa berbuah bagus serta menghasilkan pendapatan tambahan yang banyak.

“ Ini lahan milik pak Petinggi Gerdu saya hanya ditugaskan untuk merawat saja . Tanaman semangka ini sudah ada satu bulanan kelihatannya pertumbuhannya bagus satu dua sudah ada yang mulai berbuah “, kata Khomsin pada FORMASS, Rabu (20/8).

Dikatakan , sawah pinggir jalan ini tergolong lahan yang kering karena tempatnya agak tinggi dengan yang lain. Biasanya lahan tersebut ditanami padi paling banter dua kali dalam setahun. Pada musim kemarau biasanya dibiarkan terlantar.

Namun untuk tahun ini oleh sang pemilik yaitu petinggi desa Gerdu dicoba ditanami tanaman semangka. Pengalaman menanam semangka itu didapatkan dari sesame petani tetangga desa Batu Kali dan Teluk Wetan yang pernah menanam semangka dan hasilnya lumayan bagus.
“ Semua teknik penanaman semangka ini yang ngatur pak petinggi , seperti ramuan pupuk ini yang membuat pak petinggi . Saya tinggal melaksanakan saja “, kata Khomsin.

sebagian mulai berbuah 


Menurut Khosin Semangka yang ditanam di lahan persawahan itu ada dua jenis yaitu jenis Taiwan dan Semangka Inul . Tanaman Semangka tersebut ditanam dilahan kurang lebih satu hektar. Sebelum ditanam lahan persawahan dibuatkan saluran air untuk penyiraman setiap harinya.

Perawatan harian yang dilakukan selain penyiraman dan pemupukan adalah membersihkan lahan dari rumput liar. Selanjutnya jika mulai berbunga tanaman semangka dikondisikan hanya bercabang tiga sehingga nantinya jika berbuah maksimal satu tanaman tiga buah semangka.

“ Agar buahnya bisa maksimal kami disuruh untuk “mbatili” (memotong) cabang semangka ini maksimal hanya tiga saja. Kalau tidak dipotong nanti buahnya banyak dan tidak bisa besar “, tambahnya

Menurut Khomsin tanaman Semangka ini di panen minimal dua bulan melihat hasil buahnya. Jika belum besar maka di tambah waktunya setengah bulan lagi. Tetapi yang sudah sudah rata-rata masa panen semangka adalah 2 – 3 bulan.(Muin)



BUTUH GARAM KROSOK DARI DEMAK  
HUBUNGI : HAMZAWI ANWAR - 085727809314

Heboh !!!!! Sepasang Jenglot Berhasil Ditangkap Warga Desa Kaliputu



Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNNEWS.COM, KUDUS - Warga Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus, dihebohkan penangkapan sepasang jenglot berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Rabu (27/8/2014). Warga berbondong-bondong ingin menyaksikan pasangan jenglot tersebut.
Penangkapan kedua jenglot berawal dari tertangkapnya satu jenglot berjenis kelamin perempuan, Selasa (26/8/2014) dini hari. Awalnya, seorang warga RT 5 RW 1, Desa Kaliputu, Edi Mulyono melihat benda yang memancarkan bayangan putih dan terbang bolak-balik di depan rumahnya sekitar jam 01.00.
"Edi kemudian penasaran, dan meminta bantuan warga lain untuk menangkap benda itu. Karena bantuan warga, akhirnya berhasil menangkapnya," kata Kepala Desa Kaliputu, Suyadi.
Setelah ditangkap, diketahui bahwa benda tersebut adalah sebuah jenglot. Sebuah sosok kecil dengan besar setelapak tangan dan berkulit hitam. Jenglot berjenis kelamin perempuan itu kemudian diamankan Edi di rumahnya.
"Kemudian pada malam berikutnya yaitu Rabu (27/8/2014) dini hari sekitar jam 01.30, terjadi Kejadian yang sama. Ada penampakan bayangan putih di depan rumah Edi," ujarnya.
Oleh warga, benda berwarna putih itu pun kemudian kembali ditangkap. Warga meyakini bahwa penangkapan jenglot kedua masih ada hubungannya dengan jenglot yang pertama.
"Dan ternyata setelah tertangkap, juga diketahui sama dengan penemuan pertama. Hanya saja, bentuknya lebih besar dan panjang. Diyakini bahwa yang pertama ketangkap itu kan, jenisnya perempuan, sedangkan yang kedua itu adalah laki-laki. Jadi sepasang," terang Suyadi.
Kabar penangkapan kedua jenglot langsung menyebar dari mulut ke mulut. Tak ayal, warga pun penasaran ingin menyaksikan langsung wujud jenglot tersebut hingga membuat rumah rumah Edi menjadi ramai dengan warga yang penasaran akan bagaimana bentuk jenglot.
Agar tidak terlepas, kedua jenglot tersebut kemudian dimasukan dalam sebuah toples plastik. Sehingga, warga dengan leluasa menyaksikannya dan tidka perlu khawatir.
"Untuk sementara biar di rumah Edi dulu, Nantinya, kalau memang sudah waktunya, jenglot itu akan kita larung saja," pungkasnya. (*)


Petani Garam Demak Panen Raya Garam, Berharap Harga Tidak Anjlok



Demak – Petani Garam di kecamatan Wedung kabupaten Demak bulan Agustus ini telah panen raya. Seluruh lahan tambak garam di 6 desa yaitu Kendalasem, Tedunan, Kedungkarang, Kedungmutih, Babalan , dan Berahan Wetan sudah menuai hasil. Rata-rata mereka menjual langsung hasil garamnya pada pengepul yang kemudian di pasarkan ke wilayah lain.

“ Untuk panen perdana biasanya para petani garam menjual seluruh hasil garamnya. Selain untuk biaya pengolahan lahan dan membeli peralatan juga harga garam masih bagus “, kata Busri pengepul garam krosok dari desa Kedungmutih pada FORMASS, Rabu (20/8).

Busri mengatakan harga garam saat ini masih lumayan tinggi dibandingkan tahun yang lalu. Selain pasokan garam di pabrik –pabrik kebanyakan sudah menipis . Pembuatan garam pada musim ini juga sulit karena awal-awal sering turun hujan. Sehingga waktu panen raya agak mundur dibandingkan tahun yang lalu.

“ Tetapi untuk bulan Agustus ini semua petani kelihatannya sudah panen garam semua. Garam-garam mereka langsung dijual pada para bakul termasuk saya, Harga garam saat ini berkisar 400 – 500/kg tergantung kualitasnya “, tambah Busri.

Munasikun (55) petani garam dari desa Kedungmutih mengatakan, musim garam tahun ini memang mundur dibandingkan tahun yang lalu. Biasanya bulan Mei atau Juni sudah panen namun pada tahun ini panen raya jatuh di bulan Agustus. Dia termasuk salah satu petani garam yang menangguk hasil garam.



“ Sebelum lebaran saya sudah merasakan hasil garam meskipun belum banyak. Nah pada bulan Agustus ini boleh dikatakan panen raya karena setiap hari saya bisa memungut garam dari lahan ini “, kata Munasikun.

Munasikun mengaku lahan garam yang ia garap bukan miliknya sendiri. Ia menyewa lahan garam pada orang lain . Ia berharap musim garam tahun ini panjang seperti tahun yang lalu sehingga biaya sewa bisa tertutup dan ia dapat keuntungan yang banyak. Selain itu harga garam juga tidak anjlok setelah panen raya.

“ Ya sebagai orang kecil harapan saya ya harga garam jangan anjlok setelah panen raya. Biasanya setelah panen harga garam langsung anjlok . Bahkan kadang-kadang tidak ada bakul yang membeli garam “, tambah Munasikun.

Munasikun berharap pemerintah ikut campur dalam hal pembelian garam dari petani. Ketika harga garam jatuh atau anjlok pemerintah lewat dinas terkait diharapkan bisa mengendalikan harga garam. Pengalaman yang sudah-sudah harga garam selalu anjlok ketika panen raya.

“ Kalau tidak begitu ya bagaimana caranya kami ini bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan harian sedangkan garam kami simpan . Bila harga naik kembali baru kita jual “, harap munasikun. (Muin)

BUTUH GARAM KROSOK DARI DEMAK  
HUBUNGI : HAMZAWI ANWAR - 085727809314

Pengalaman : Rawat Inap Di RSUP Kariadi Turun Kelas



Semarang - Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi Semarang saat merupakan rumah sakit rujukan Jawa Tengah atau mungkin lebih luas lagi. Selain pasien dari daerah-daerah di Jawa Tengah ada beberapa pasien yang mengaku datang dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera. Oleh karena itu suasana IGD  cukup padat dan penempatan pasien ke ruang perawatan butuh waktu yang cukup panjang.

“ Saya sudah nunggu di IGD ini hampir tiga hari ini , namun sampai saat ini ayah saya belum mendapatkan kamar perawatan . Ya masih harus sabar disini “, ujar salah seorang penunggu yang mengaku berasal dari Pangkalan Bun Kalimantan.

Selain lamanya masuk ke ruang perawatan ada hal yang dikeluhkan oleh beberapa pasien rujukan dari rumah sakit daerah. Banyak dari mereka turun kelas pada kamar perawatan. Hak mereka sebenarnya Kelas 1 sesuai dengan pembayaran premi bulanan . Namun karena alasan ruang kelas 1 yang penuh akhirnya mereka turun kelas 2 bahkan banyak pula yang masuk kelas 3.

“ Habis bagimana mas ayah saya mestinya di rawat di kelas 1 sesuai dengan kartu Askes yang di bawa. Namun informasi yang didapatkan dari perawat di IGD yang kosong hanya ruang kelas 3 ya terpaksa saja saya tandatangani persetujuan itu “, kata salah seorang penunggu pasien yang mengaku berasal dari Demak.



Penunggu pasien lain yang mengaku berasal dari Purwodadi mengatakan, bapaknya adalah pemegang kartu BPJS dengan layanan Kelas 1. Namun ketika masuk di IGD dan melakukan pendaftaran ruang perawatan di kelas 1 penuh. Oleh perawat di IGD ditawarkan kamar perawatan yang kosong hanya kelas 3.

“ Ya gimana lagi daripada nunggu terlalu lama di IGD , kelas 3 tetap kita ambil daripada dipakai orang lain. Soalnya pasien di IGD yang nunggu kamar perawatan juga terus bertambah “, tambahnya.

Memang turun kelas perawatan di RSUP Kariadi Semarang bukan info baru lagi. Hampir setiap hari terjadi kejadian serupa namun kebanyakan memilih untuk turun kelas . Harapannya setelah mendapatkan kamar si pasien bisa langsung mendapatkan tindakan atau perawatan dari dokter atau tenaga medis.

Namun demikian sebuah sumber mengatakan agar informasi yang didapatkan valid. Maka sebelum menandatangani perjanjian penempatan kamar perawatan keluarga pasien mengecek ke lapangan . Apakah kamar yang diinginkan benar-benar telah penuh dengan pasien rawat inap. Jika benar telah penuh barulah menyetujui penurunan kelas perawatan.


“ Jangan-jangan di kelas itu masih ada kamar kosong , namun sudah diboking orang-orang atau lewat jalur lain sehingga kesannya penuh terus “, tambah sumber yang tidak mau disebut namanya.***


Cara Berbelanja On-line Buku Kisah Unik Seputar Ibadah haji




=============================================
SINOPSIS BUKU  "KISAH UNIK SEPUTAR IBADAH HAJI"
=============================================

Buku kisah perjalanan  religi dalam menjalankan ibadah haji merupakan pengalaman nyata penulis dalam melaksanakan ibadah haji tahun 2102 . Dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang, aman dan nyaman merupakan dambaan setiap  umat Islam. 

Seperti halnya penulis yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji banyak hal yang terekam selama hampir empat puluh hari meninggalkan tanah air. Mulai dari memasuki embarkasi , naik pesawat, turun di bandara Jeddah, memasuki Maktab,sampai dengan pelaksanaan ibadah haji.

Ada banyak cerita atau kejadian unik yang tidak dapat dilupakan begitu saja oleh penulis. Oleh karena itu lewat buku “Kisah Unik Seputar Ibadah Haji “ ini pembaca bisa merasakan betapa khusuk, nikmat dan indahnya melaksanakan ibadah haji. Sehingga ibadah haji merupakan dambaan semua umat Islam di dunia. 




Berbagai kisah unik penulis sajikan kepada pembaca diantaranya bagaimana serunya thawaf dan sai diantara ribuan jamaah, shalat di dalam Hijir Ismail, nikmat dan segarnya air zam-zam. Selain itu penulis juga berbagi cerita mengenai ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota makkah seperti berziarah ke makam ma’la, shalat di dalam masjid Jin, naik gunung jabal rahmah sampai dengan mengunjungi pasar Ja’fariyah .

Di bagian lain penulis juga bercerita  tentang kegiatan wukuf di arafah , mabit di musdalifah dan juga cerita unik di perkemahan Mina. Penulis berharap buku Kisah Unik Seputar Ibadah Haji ini bisa digunakan sebagai bacaan atau referensi bagi siapa saja yang akan melaksanakan ibadah haji dan umroh. Dengan membaca buku ini diharapkan pula pembaca tergerak hatinya atau mendapatkan panggilan Nabi Ibrahim untuk segera bisa melaksanakan ibadah haji amiin ya rabbal alamin

Selain kisah-kisah unik seputar ibadah haji pada bagian lain penulis juga tambahan tips-tips bermanfaat dalam menjalankan ibadah haji. Diantaranya persiapan-persiapan baik mental , fisik dan juga materi. Ada pula jadwal pemberangkatan haji mulai dari rumah sampai kembali ke rumah selama kurang lebih empat puluh hari meninggalkan tanah air. Ada juga pengetahuan haji yang berkenaan dengan rukun , wajib dan kesunatan haji.


 

Bagi yang ingin membaca dan memiliki

Buku Perjalanan  "Kisah Unik Seputar Ibadah Haji " karya H.Fatkhul Muin

Tahun terbit: Agustus 2014
Penerbit: deepublish.com
Jumlah halaman: xii + 150 halaman
Ukuran: 14,8 x 21 cm
ISBN: 

Harga: Rp 50.000 + ongkos kirim

PEMESANAN:
 
Kirim SMS ke 085641629350  dengan format:

Pesan buku - KUSIH - nama Anda - alamat lengkap Anda (termasuk nama kecamatan dan kode pos)- Jumlah

Contoh : Pesan buku - KUSIH - MOH. ARDANS - DESA KEDUNGMUTIH RT 02 RW 02 KEC.WEDUNG KAB DEMAK 59554-1

selanjutnya kami akan kirimkan informasi berapa uang yang harus dikirimkan pada rekening kami yaitu :

Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8

Selesai kirim konfirmasi via SMS ke : 085641629350 dengan menyertakan
Nama , Alamat lengkap andakembali untuk pengiriman Buku  selanjutnya ,
Demikian yang kami sampaikan atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih 

"BLOGNYA MASYARAKAT PESISIR DEMAK DAN JEPARA "
Bagi pembaca yang ingin berbagi informasi dapat mengirim tulisan apa saja artikel, Berita, Foto dan apa saja yang bermanfaat ke Email : pakardans[at]gmail.com, Dan jika anda mempunyai informasi yang perlu diliput dapat menghubungi Redaksi Phone:
085641629350.-
Bagi anda yang mempunyai usaha apa saja yang ingin dipublikasan via media internet dan menghubungi Redaksi
Bila anda peduli dengan kemajuan blog ini dapat berbagi dengan kami
Donasi bisa dikirimkan via pengelola blog :
Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8
" Marilah Kita Bersama Berdayakan Masyarakat Pesisir"