Rabu, 22 April 2015

Jamilah Kartini Desa , Rela Berjualan Demi Lancarnya Ekonomi Keluarga



Demak –  Bagi tetangga kanan kirinya sosok Jamilah merupakan wanita yang tangguh dalam keluarganya. Setiap harinya dari pagi hingga sore hari waktunya habis digunakan untuk berjualan membantu suaminya. Selama hampir sepuluh tahun ia curahkan waktunya demi lancarnya pemasukan bagi keluarga.

Mengandalkan pekerjaan suaminya sebagai buruh nelayan saja jelas tidak mungkin. Dengan beban tiga anak yang pertama sudah duduk di bangku SLTP hasil dari nelayan jauh dari cukup. Oleh karena itu iapun  memutuskan  tetap bekerja sebagai penjual makanan di sekolah pagi dan sore.

“ Paginya saya jualan di SD ini dan siang nanti pindah di Madrasah Diniyah sebelah Selatan sana . Berjualan makanan anak-anak seperti ini sudah jalani masih gadis membantu ibu saya “, aku Jamilah yang ditemui kabarseputarmuria.com di SD Kedungmutih.

Oleh karena itu usai melangsungkan pernikahan dengan pria pujaannya itu ia tidak menghentikan usahanya. Dengan masih tetap dibantu ibunya ia menjalankan usaha jualan makanan kecil untuk anak SD dan Madrasah. Apalagi suaminya mendukung karena penghasilannya masih kurang untuk mencukupi belanja sehari-hari.

Dengan modal kereta dorong dari kayu , setiap hari ia bolak-balik dari rumah ke sekolah untuk mengangkut dagangannya . Bermacam-macam makanan kecil ia dasarkan dilapaknya berupa meja lebar pendek. Ada bermacam-macam minuman , makanan kecil kering dan basah sampai dengan daging ayam kentucy hasil kreasinya.

Mbak Jamilah dan dagangannya

Selain dia di sekolah itu masih ada empat lagi temannya yang juga menggelar dagangannya. Namun demikian ia percaya bahwa rezeki itu sudah diatur oleh Allah . Oleh karena itu tidak ada rasa saling bersaing satu sama lainnya. Terserah anak-anak mau jajan ke mana jika memang rezekinya ya akan ke lapaknya.

Meskipun agak berat dirasakan namun Jamilah mengaku ikhlas dan rela membantu suaminya. Ini semua dilakukan demi masa depan anak-anaknya. Ia ingin kelak anak-anaknya mendapatkan pekerjaan yang layak dan lebih tidak seperti dirinya. Dulu ia hanya tamatan SD karena ketiadaktersediaan biaya untuk sekolah.

“ Ini semua saya lakukan demi anak-anak saya pak . Anak saya jangan seperti saya kerja kayak begini karena sekolah saya rendah. Saya ingin  anak-anak saya bisa sekolah sehingga nantinya tidak kerja susah seperti saya dan bapaknya “, tambah Jamilah.

Apapun rintangannya ia coba tepiskan , oleh karena itu jika badan sehat ia setiap hari keluar dari rumah untuk jualan makanan di sekolah. Usai jualan iapun belanja ke pasar desa tak jauh dari rumahnya . Uang kelebihan dari jualan itu ia gunakan untuk belanja kebutuhan makan sehari-hari . Jika ada sisa iapun tak lupa menabung untuk memperbaiki rumah peninggalan orang tuanya.

Ia tidak menghitung banyak atau sedikit penghasilan setiap harinya yang penting ada pemasukan ia sudah bersyukur. Apalagi pekerjaannya itu tidak menagganggu kesibukannya sebagai seorang istri. Dengan dibantu ibunya  dengan senang hati ia melayani anak-anak SD sebagai pelanggannya. (Muin)


Niswah Kamilah Usia 5 Tahun Belum Bisa Jalan , Butuh Bantuan

 
Niswah Kamilah mempnyai Kelainan Kakinya
Demak – Niswah Kamilah ( 5 ) warga RT 03 RW 04 desa Kedungkarang kecamatan Wedung saat ini kondisinya memprihatinkan. Meski dari segi fisiknya sehat namun ada kelainan di bagian kaki. Pasalnya meski anak seusianya sudah bisa berjalan kaki, namun saat ini kakinya tak mampu digerakkan . Sehingga untuk kegiatan sehari-hari harus dibantu orang lain.
“ Menggerakkan kakinya saja tidak mampu  apalagi berjalan. Kelainan ini saya ketahui ya ketika umur satu tahun . Anak seusianya sudah bisa berjalan namun cucu saya ini tidak bisa apa-apa hanya diam saja “, ujar Rofiatun (55) nenek Niswah Kamilah pada kabarseputarmuria.com.
Menurut Rofiatun kelahiran cucu perempuannya itu kondisinya normal tidak kurang suatu apapun. Menginjak umur satu tahun juga tidak ada kelainan apa-apa. Namun ketika berumur satu tahun lebih kelainan baru kelihatan. Kakinya tidak bisa digerakkan sama sekali seperti layu tidak bisa bergerak.
“ Memang ketika bayi pernah sakit panas yang tinggi . Namun setelah diobati panasnya bisa turun dan normal kembali . Tetapi ya itu kakinya tidak bisa digerakkan sampai sekarang . Kasihan sekali mestinya dia sudah sekolah TK “, kata Rofiatun.
Namun karena kelainan itulah maka niat menyekolahkan Niswah Kamilah diurungkan. Dengan ketidaknormalan itulah yang mengakibatkan dia butuh bantuan terus. Karena keterbatasan tenaga maka Niswah Kamilah sehari-hari dirumah saja ditunggui kakeknya yang juga sudah lemah badannya.
“ Habis gimana Ibunya saat ini kerja sebagai TKW di Arab , sedangkan saya harus kerja dagang ikan di pasar Kedungmutih. Kamilah sehari-hari ya dengan kakeknya di rumah. Nanti setelah saya selesai kerja baru saya momong dia “, tambah Rofiatun .
Melihat cucunya yang lemah seperti itu Rofiatun berharap ada fihak-fihak yang membantu kesembuhan Niswah Kamilah. Yang sudah dilakukannya hanyalah memeriksakan  ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Namun hasilnya saat ini masih nihil karena Niswah Kamilah hanya diperiksa saja tanpa ada tindakan media.
“ Ya gimana lagi saya sih ingin cucu saya ini dapat penanganan agar bisa jalan sendiri seperti anak-anak seusianya. Saya berpikir bagaimana masa depan cucu saya ini ke depannya. Jika tidak bisa jalan sendiri akan merepotkan orang lain “. tandasnya.
Dilihat dari sorot matanya yang tajam menunjukkan kecerdasan Niswah Kamilah. Jika ditanya tentang sesuatu iapun bisa merespon atau menjawabnya. Namun karena tidak bisa berjalan maka hanya sorot mata yang menunjukkan keinginan untuk lepas dari sakitnya itu. Mudah-mudahan ada fihak yang membantu . (Muin)


Hutan Mangrove di Panggung Jepara Hijau dan Menyejukkan



Jepara – Jika anda kebetulan berjalan-jalan ke desa Panggung kecamatan Kedung ada hal yang menarik disepanjang perjalanan. Salah satunya adalah hamparan tanaman mangrove di sepanjang jalan mulai desa Panggung Timur sampai desa Panggung sebelah Barat. Tanaman yang membentuk hutan kecil itu hijau dan menyejukkan jika dipandang.

Tanaman mangrove ini tumbuh dengan baik karena ada perawatan . Terciptanya hutan mangrove di desa panggung ini melalui proses yang panjang. Petani tambak dengan telaten menanami bibit mangrove sejak puluhan tahun yang lalu. Selain menjaga dari hewan penganggu juga arus air ketika banjir.

“ Sebenarnya jika seluruh areal pertambakan di sini ditanami mangrove semua . Tambak akan aman dari abrasi dan banjir. Namun tidak semua petani mau menanami tambaknya dengan tanaman mangrove ini “, tutur Fuadi petani tambak asal desa Panggung pada kabarseputarmuria.

Selain mengurangi luas lahan juga mengurangi percepatan pembuatan garam . Oleh karena itu tidak semua petani tambak mau dan memperbolehkan tambaknya ditanami mangrove ini. Padahal kegunaan tanaman mangrove ini cukup banyak. Selain untuk hunian ikan dan udang juga berdampak pada suhu lingkungan sekitarnya.

Hutan mangrove di areal pertambakan  ini jika dikembangkan dengan baik akan menjadi obyek wisata yang menarik pengunjung. Selain sajian pemandangan tambak yang indah ditambah dengan kesejukan suasana . Apalagi kanan kiri ana warung-warung kecil yang menjual makanan khas pantai . Misalnya Ikan bakar, udang goreng , sop udang dan makanan lainnya yang menggoda selera. (Muin)


Sabuk Pantai Desa Bulak Baru Jepara Butuh Dana Pemeliharaan


Jepara - Gelombang Barat Musim penghujan tahun ini meskipun tidak begitu besar, namun menjebol beberapa titik Sabuk Pantai di desa Bulak Baru kecamatan Kedung. Tanggul pantai berbahan batu belah dan juga cor bis beton dibagian Selatan amblas ke bawah. Sehingga garis pantai maju lebih 10 meter.

Hal itu dikatakan Purwoko Kepala Desa Bulak Baru seperti yang dilansir dari www.Murianews.com. Agar tak semua bagian tanggul jebol nantinya fihaknya meminta dana pemeliharaan. Dengan dana itu diharapkan ada perbaikan tanggul pada titik-titik yang rawan jebol.

”Sebenarnya dana yang dikucurkan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jateng sebesar Rp 449 juta lebih, selain untuk pembangunan juga perawatan. Tapi sampai saat ini kami belum tahu berapa dana untuk pemeliharaan maupun perawatan itu,” ujar Purwoko, kemarin.

Menurutnya meskipun tanggul yang dibuat menghabiskan biaya yang besar itu kekuatannya tidak sekokoh yang direncanakan . Agar tetap berfungsi sebagai penahan gelombang maka diperlukan dana untuk pemeliharaa. Tanpa ada pemeliharaan dikhawatirkan tahun depan sabuk itu akan hancur dihantam gelombang lagi.

”Pentingnya dana itu juga untuk mengantisipasi jebolnya semua tanggul. Sebab, seperti yang kita ketahui, ancaman abrasi sangat besar. Bahkan satu desa telah hilang tergerus abrasi,” katanya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, selama musim baratan tahun ini, gelombangnya tidak terlalu tinggi. Tapi sudah membuat konstruksi tanggul miring. Laju abrasi yang terus terjadi di pantai Desa Bulak Baru, dan sekitarnya semakin tinggi. Terbukti semakin habisnya daratan pantai di titik yang tidak terlindungi sabuk pantai. 

Di sisi selatan tanggul penahan gelombang, air laut sudah menggerus daratan hingga 10 meter. Tanaman mangrove yang tersisa pun banyak yang tumbang, karena tak mampu menahan gelombang.***



Hati- hati Jalan Raya Kedungmalang – Semat Jepara Rusak Parah




Jepara  – Jalan raya Jepara Selatan yang menghubungkan desa Kedung malang sampai desa Semat saat ini kondisinya rusak parah.  Selain aspal yang mengelupas di beberapa titik jalan juga mengalami penurunan (amblas) . Terhitung setidaknya ada 10 titik rawan yang harus diwaspadai.
Kerusakan  jalan selain diakibatkan oleh hujan juga disebabkan oleh lewatnya truk Tronton pengangkut garam. Mestinya yang melewati jalan tersebut adalah truk-truk kecil. Namun kenyataannya Truk besar sejenis Tronton dan Fuso juga lewat jalan itu. Pondasi jalan yang lemah akhirnya dibeberapa titik jalanpun ambles.
“ Setiap hari Truk-Truk besar hilir mudik mengangkut garam, akibatnya jalan yang tadinya rusak kecil makin lebar bahkan ambles karena tidak kuat menahan beban berat
“, ujar warga desa Panggung  pada kabarseputarmuria
Jalan raya Kedungmalang dulunya mulus beraspal hotmik. Namun setelah hujan tiba jalan mulai berlubang sedikit-sedikit. Karena tidak ada perbaikan dari pemerintah daerah kerusakan makin parah . Apalagi setelah truk besar pengangkut garam hilir mudik kerusakan bertambah parah.
“ Lebih parah lagi jika hujan tiba. Lubang-lubang besar menganga penuh air. Kendaraan kecil yang lewat harus ekstra hati-hati.Kalau tidak badan jalan akan menyentuh body mobil. Selain itu juga ban kendaraan  cepat ganti “, katanya lagi.
Kerusakan jalan hampir merata di setiap titik . Mulai keluar dari desa Kedungmalang kerusakan jalan sudah terasa. Memasuki desa panggung kerusakan makin bertambah. Sampai di desa Bulak kerusakan jalan kita rasakan. Sampai memasuki pertigaan Semat jalan baru baik sampai kota Jepara.
“ Sayang sekali , dulu ketika jalan ini bagus pengendara dari Semarang banyak yang lewat jalan ini. Namun semenjak rusak pengendara makin berkurang terutama kendaraan roda empat. Mudah-mudahan jalan ini cepat diperbaiki “, kata H. Yusuf warga desa Surodadi pemilik mini market Central.(Muin)

Sabtu, 18 April 2015

Terima Kasih Dream.co.id Blogku Kini Ramai Dikunjungi Pembaca


Ngeblog saat ini menjadi salah satu kesibukan saya sehari-hari. Sehari tanpa menulis di blog rasanya kurang afdol . Apapun yang saya ketahui saya lihat dan saya rasakan bermanfaat saya posting dalam blog pribadi saya . Selain berisi artikel pemberdayaan masyarakat pesisir. Blog yang berlabel Informasi Masyarakat pesisir ini berisi beragam informasi untuk kemajuan masyarakat pesisir.

Meskipun hampir lima tahun usia blog ini namun dari segi pembaca masih jauh dari harapan . Oleh karena itu saya berusaha untuk meningkatkan kunjungan pembaca dengan berbagai cara. Diantaranya berbagi link via face book, berkomentar di blog teman sampai dengan menyebar stiker . Namun hasilnya masih jauh dari harapan saya.

Alhamdulillah ketika membuka Face book  ada website baru yang isi tulisannya bernuansa islami dan modern . Penyajiannya juga menarik pembaca dari segi tampilannya. Selain itu informasi yang disajikan beragam , ada berita atau news yang sedang hangat menjadi perbincangan. Masih ada artikel lain tentangh berbagai hal yang bisa menambah pengalaman dan pengetahuan bagi pembacanya.

Nah ketika membaca rubrik “Your Story” yang berisi kisah nyata perjuangan hidup anak manusia yang penuh perjuangan. Saya makin tertarik membaca dan mengikuti semua tulisan di dream.co.id Apalagi tulisan di rubrik ini tidak semua hasil karya redaksi namun pembacapun bisa mengirim cerita dari blog pribadi, Facebook atau laman yang lainnya.

Sayapun iseng mencoba mengirim artikel Your Story dari blog saya sesuai dengan ketentuan . Sayapun mengirim salah satu artikel di blog saya yang berjudul “ Dari Status Face Book Mbah Dariyah Ketemu Keluarganya”. Beberapa hari kemudian tulisan sayapun muncul di dream.co.id dengan judul “ Hilangbertahun-tahun Kakak Pikun ditemukan Status Face Book “  .

Hasilnya memang luar biasa tulisan dream yang ditautkan dengan blog saya membuat blog saya kebanjiran pengunjung. Biasanya blog saya sehari paling banter dikunjungi 500 pembaca . Namun ketika artikel itu tayang dream membawa pengunjung sehari bisa mencapai 3 – 4 ribu . Lonjakan pengunjung yang luar biasa. Bahkan sampai saat ini tulisan itu doblog saya sudah dikunjungi hampir 12 ribu pembaca.

Dengan kondisi itulah maka beberapa blogger teman sayapun saya beri tahu. Bahwa website atau situs dream.co.id merupakan salah satu web site alternative untuk menaikkan kunjungan di blog kita. Hasilnyapun luar biasa juga blog teman saya  yang sehari paling dikunjungi tidak lebih 100 orang . Ketika ditautkan oleh dream.co.id juga mengalami lonjakan jumlah pengunjung.

Oleh karena itu lewat tulisan ini saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama untuk dream.co.id. Ucapan terima kasih yang tak terhingga juga saya sampaikan ke seluruh pengelola website ini. Atas kerjasama yang baik ini blog saya makin ramai dikunjungi oleh pembaca. Saya berharap kerjasama ini terus berlangsung untuk waktu-waktu yang akan datang.

Saya berharap website dream co.id makin professional dalam mengolah dan menyajikan informasi untuk pembaca. Saya berharap juga bisa berkesempatan untuk bertatap muka dengan para redaktur secara langsung. Menyampaikan ucapan terima kasih sambil bersilaturahmi. Mudah-mudahan ada waktu dan keinginan saya ini terkabul.

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun Dream.co.id ku tercinta , semoga sukses selalu menyertai kita bersama. Amiiiiiin. (Muin)

Jumat, 17 April 2015

Anak-Anakpun Cinta Nabi Muhammad Dengan Baca Barjanji


Demak – Ada berbagai cara yang dilakukan untuk mengingat dan juga mencintai nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah dengan baca barjanji ( kisah nabi )  dengan bacaan syair dan sholawat. Tidak hanya orang dewasa anak-anakpun ikut larut dalam pembacaan kisah nabi ini.

Seperti halnya yang dilakukan di sebuah rumah di RT o2 RW 02 desa Kedungmutih kecamatan Wedung ini. Setiap malam Jum’at puluhan anak usai shalat maghrib berkumpul untuk membaca barjanji atau kisah nabi Muhammad ini. Dengan dipandu oleh satu pembimbing mereka membaca kitab Barjanji ini secara bergiliran.



“ Pembacaan kitab barjanji ini kami jalankan sudah lebih lima tahun. Selain untuk pembelajaran agar mereka bisa membaca kitab ini. Juga melatih mereka untuk mencintai nabi Muhammad sejak dini “, ujar Habibah pembimbing kegiatan baca barjanji pada kabarseputarmuria.

Habibah yang guru Agama di SD mengatakan, awalnya ia prihatin dengan kondisi anak-anak jika malam Jum’at tiba. Malam itu biasanya libur mengaji alqur’an sehingga banyak anak yang menggunakan waktu untuk hura-hura. Nah terbersitlah ia untuk menggunakan waktu luang itu untuk kegiatan baca barjanji.



“ Awalnya memang  memang sulit untuk mengajak mereka dalam kegiatan ini. Namun setelah satu dua anak ikut akhirnya yang lain juga ikut. Ya setiap kali kegiatan 10 – 15 anak dalam kegiatan ini “, tambah Habibah.

Untuk menarik mereka agar rajin dalam kegiatan pembacaan barjanji ini . Usai acara Habibah menyediakan makanan kecil dan juga minuman untuk anak-anak. Meski setiap seminggu sekali harus mengeluarkan uang . Namun hal itu tidak menjadi halangan untuk tetap mengadakan kegiatan baca barjanji ini.

Hasilnya cukup bagus beberapa diantara anak-anak bimbingannya telah lancar membaca kitab barjanji ini. Setiap waktu ada penambahan anak-anak yang mengikuti kegiatan ini. Malahan ada orang tua yang datang ke tempat untuk mengantarkan anaknya mengikuti kegiatan ini.



Anak didik yang mengikuti kegiatan baca barjanji ini paling kecil berumur 4 tahun . Sedangkan yang paling besar berusia 12 tahun. Habibah berharap dengan kegiatan yang dirintis di rumahnya itu menambah kecintaan mereka kepada nabi Muhammad SAW. Selain itu dengan membaca sholawat terus menerus akan mendapat syafaat nabi di hari kiamat nanti.

“ Niat kami menggelar acara ini adalah memberikan pembelajaran kepada anak-anak sejak dini mengenal dan mencintai Nabi Muhammad SAW. Dengan kemajuan jaman ini anak-anak kini disibukkan oleh gadget sehingga banyak yang lupa akan sejarah termasuk sejarah Nabi Muhammad SAW”, kata Habibah yang juga guru ngaji di rumahnya. (Muin)


Kamis, 09 April 2015

Pengumuman dan Panduan Rekrutmen Pendamping Dana Desa 2015 dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi

Kementrian Transmigrasi
PANDUAN UMUM PROSES REKRUTMEN TENAGA PENDAMPING IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG DESA
A. PENDAHULUAN
Rencana Pembangunan Jangka Menengah III (2015 – 2019) dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2015 mengamanatkan bahwa percepatan pembangunan desa akan dilaksanakan melalui implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Peraturan Presiden Nomor 12 tentang Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi mengamanatkan bahwa Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi memiliki tugas dan fungsi menjalankan urusan pemerintahan di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Selain daripada itu, Nota Keuangan APBN Perubahan Tahun Anggaran 2015 mengamanatkan bahwa pengelolaan anggaran dalam rangka penyelesaian akhir PNPM MPd menjadi tanggung jawab Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.
Berdasarkan hal tersebut, maka Kementerian Desa memiliki tugas dan fungsi untuk melaksanakan implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sekaligus mendampingi penyelesaian akhir PNPM MPd. Dalam rangka mendukung kelancaran implementasi UU Nomor 6 Tahun 2015 tentang desa, sekaligus penyelesaian akhir PNPM MPd, Pemerintah akan melakukan pendampingan dengan dibantu oleh pendamping profesional. Untuk itu, Pemerintah akan mendayagunakan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa sedangkan melalui pendamping profesional akan dibantu tenaga ahli dan tenaga pendamping.
Mengingat rentang kendali yang luas, dalam hal pembinaan dan pengelolaan pendampingan maka Pemerintah akan melimpahkan sebagian kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi melalui mekanisme dekonsentrasi. Untuk itu, dalam rangka memenuhi kebutuhan pendamping, dipandang perlu disusun Panduan Rekrutmen Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatan yang akan digunakan oleh Satker Pelaksana Dekonsentrasi.
baca juga : mau hp android..? ini info Hp android Xiaomi yang fenomenal.
B. PENDAMPING KABUPATEN DAN PENDAMPING KECAMATAN
Tenaga Pendamping Profesional yang terdiri dari Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatan memiliki posisi penting dan strategis dalam menentukan kinerja program. Untuk itu, proses rekrutmen terhadap Pendamping harus diatur secara ketat agar diperoleh tenaga Pendamping sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.
Secara garis besar proses rekrutmen Pendamping terdiri dari 5 (lima) tahapan pokok yaitu: 1) pemetaan kebutuhan, 2) pengumuman, 3) seleksi pasif, 4) seleksi aktif melalui wawancara, focus group discussion dan test tertulis, serta tahap 5)
pembekalan melalui pelatihan. Rekrutmen Pendamping ini harus mampu menyeleksi pelamar/calon pendamping sesuai kompetensi yang ditetapkan, dan merekrut jumlah pendamping sesuai kebutuhan.
# anda sedang membaca informasi tentang pendamping dana desa
C. JUMLAH TENAGA PENDAMPING
  1. Pendamping Tingkat Kabupaten
Setiap Kabupaten pada prinsipnya didampingi oleh 4 (empat) orang Pendamping Teknis, yaitu: Pendamping Teknis Bidang Pemberdayaan, Pendamping Teknis Bidang Infrastruktur, Pendamping Teknis Bidang Keuangan, dan Pendamping
Teknis Bidang Perguliran dan Pengembangan Usaha.
  1. Asisten Pendamping Tingkat Kabupaten
Asisten Pendamping Teknis Bidang Pemberdayaan diadakan untuk mendukung kinerja Pendamping Kabupaten di kabupaten yang memiliki jumlah kecamatan lebih dari 9 kecamatan.
  1. Pendamping Tingkat Kecamatan
Setiap Kecamatan didampingi oleh Pendamping Desa Bidang Pemberdayaan dan Pendamping Desa Bidang Infrastruktur. Namun demikian, dalam rangka efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan program, maka tenaga Pendamping didayagunakan dan diatur penempatannya berdasarkan jumlah desa dimasingmasing kecamatan.
D. KUALIFIKASI PENDAMPING
Kualifikasi Pendamping untuk setiap jenis pendamping pada setiap lokasi program
dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. Pendamping Teknis Pemberdayaan
    1. Pendidikan Strata-1 atau Diploma-III dari semua bidang ilmu;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat, untuk S-1 minimal 6 (enam) tahun sedangkan D-3 minimal 8 (delapan) tahun;
    3. Berpengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, pendampingan kerja sosial, pendampingan masyarakat, pengorganisasian masyarakat;
    4. Berpengalaman memfasilitasi sistem pembangunan partisipatif, perencanaan program/proyek pembangunan desa/antar desa, fasilitasi manajemen pembangunan desa/antar desa, kajian terhadap peraturan daerah;
    5. Berpengalaman melatih masyarakat yang mencakup aspek penyusunan modul sederhana, fasilitasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan, maupun kaderisasi pelatih lokal;
    6. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    7. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    8. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Pemberdayaan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Teknis Infrastruktur
    1. Pendidikan minimum S1 atau D-III Teknik Sipil;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan pembangunan infrastruktur perdesaan, untuk S-1 minimal 6 (enam) tahun dan D-III minimal 8 (delapan) tahun. Pengecualian khusus untuk Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua pengalaman kerja relevan untuk S-1 minimal 4 (empat) tahun sedangkan D-III minimal 6 (enam) tahun;
    3. Pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 3 (tiga) tahun;
    4. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam menyusun rencana anggaran biaya (RAB) infrastruktur perdesaan sesuai dengan harga satuan setempat;
    5. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam menyusun desain teknis sesuai dengan standar teknis infrastruktur perdesaan;
    6. Berpengalaman melatih masyarakat tentang teknis pertukangan yang dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur perdesaan;
    7. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    8. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    9. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Teknik adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Teknis Keuangan
    1. Pendidikan diutamakan minimum S1 Ekonomi semua jurusan, atau D-III Akuntansi. Bagi yang berpendidikan Non Ekonomi, wajib dibuktikan memiliki pengalaman mendampingi keuangan mikro dan memiliki keahlian melakukan audit internal;
    2. Pengalaman kerja yang relevan S-1 minimum 6 (enam) tahun sedangkan D-III minimum 8 (delapan) tahun; Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam pengembangan keuangan mikro yang mencakup aspek pengelolaan keuangan, pengelolaan pinjaman, dan pendampingan kelompok peminjam; Berpengalaman memfasilitasi kelompok masyarakat penerima pinjaman yang mencakup aspek permodalan, pengembangan usaha ekonomi, serta penguatan dan pengembangan jaringan lembaga pengelola pinjaman mikro;
    3. Berpengalaman menyusun Laporan Keuangan (Neraca, Laporan Rugi/Laba,dsb), laporan kesehatan lembaga keuangan, dan laporan kesehatan pinjaman;
    4. Berpengalaman memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan kelembagaan keuangan mikro yang mencakup aspek prinsip dan prosedur pengelolaan lembaga keuangan mikro/simpan pinjam/BPR/Koperasi, dsb;
    5. Mampu mengoperasikan komputer minimal Microsoft Office;
    6. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Keuangan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Teknis Perguliran dan Pengembangan Usaha
    1. Memiliki pengalaman kerja, untuk S-1 (diutamakan pendidikan ekonomi) minimal 6 (enam) tahun sedangkan D-3 minimal 8 (delapan) tahun;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan minimal 5 tahun, kecuali untuk Provinsi Maluku dan Maluku Utara, pengalaman kerja yang relevan minimal 3 tahun;
    3. Berpengalaman dalam pengelolaan keuangan dan pengelolaan simpan pinjam; Diutamakan yang memiliki latar belakang pemberdayaan ekonomi pedesaan, berpengalaman dalam penguatan dan pengembangan jaringan lembaga pengelola pinjaman mikro.
  1. Asisten Pendamping Teknis Pemberdayaan
    1. Pendidikan Strata-1 atau Diploma-III dari semua bidang ilmu;
    2. Memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat, untuk S-1 minimal 4 (empat) tahun sedangkan D-3 minimal 6 (enam) tahun;
    3. Berpengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, pendampingan kerja sosial, pendampingan masyarakat, pengorganisasian masyarakat;
    4. Berpengalaman memfasilitasi sistem pembangunan partisipatif, perencanaan program/proyek pembangunan desa/antar desa, fasilitasi manajemen pembangunan desa/antar desa, kajian terhadap peraturan daerah;
    5. Berpengalaman melatih masyarakat yang mencakup aspek penyusunan modul sederhana, fasilitasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan, maupun kaderisasi pelatih lokal;
    6. Mampu mengoperasikan peralatan komputer minimal microsoft office;
    7. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    8. Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal calon Pendamping Kabupaten Pemberdayaan adalah 50 tahun.
  1. Pendamping Desa – Pemberdayaan
    1. Pendidikan S1 dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 3 (tiga) tahun; atau D-3 dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pemberdayaan masyarakat minimal 5 (lima) tahun;
    2. Khusus Provinsi Papua dan Papua Barat kualifikasi Pendamping Kecamatan Pemberdayaan sebagai berikut:
      1. Tingkat pendidikan Strata satu (S-1) fresh graduated dari semua bidang ilmu atau;
      2. Tingkat pendidikan Diploma Tiga (D III) dari semua bidang ilmu dengan pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun;
    3. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas;
    4. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    5. Pada saat melakukan pendaftaran usia Pendamping Kecamatan Pemberdayaan maksimal 45 tahun.
  2. Pendamping Desa – Infrastruktur
    1. Pendidikan S1 dari bidang ilmu Teknik Sipil dengan pengalaman kerja yang relevan dengan program/proyek pembangunan infrastruktur minimal 3 (tiga) tahun; atau D-3 Teknik Sipil dengan pengalaman kerja relevan dengan program/proyek infrastruktur minimal 5 (lima) tahun;
    2. Diutamakan memiliki pengalaman berorganisasi dan pernah aktif di kegiatan pemberdayaan masyarakat, pekerjaan sosial, maupun kegiatan pendampingan masyarakat lainnya;
    3. Mengenal budaya dan adat istiadat lokasi tugas, diutamakan dapat berbahasa daerah tempat tugas;
    4. Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan;
    5. Pada saat melakukan pendaftaran usia Pendamping Kecamatan Teknik maksimal 45 (empat puluh lima) tahun.
baca juga : kumpulan jenis paket internet pilihan rekomendasi
  1. TAHAPAN SELEKSI
    1. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Pendamping
Tahap awal dari proses rekrutmen Pendamping adalah menentukan jumlah kebutuhan/kuota tenaga Pendamping Kabupaten dan Pendamping Kecamatanyang harus direkrut, adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
  1. Satker Pusat menetapkan quota Pendamping yang dihitung berdasarkan kebutuhan dan Pagu Anggaran;
  1. Provinsi melakukan Analisis kebutuhan Pendamping berdasarkan quota pendamping yang ditetapkan Satker Pusat.
B. Pengumuman Rekrutmen Pendamping
Kebutuhan tenaga pendamping, dipubilkasikan secara luas melalui media lokal atau nasional. Prosedur pengumuman seleksi Pendamping adalah sebagai berikut:
  1. Pengumuman rekrutmen Pendamping dilakukan oleh masing-masing Satker Provinsi;
  1. Publikasi dilakukan dengan mencantumkan syarat dan kualifikasi pelamar;
  2. Alamat penyampaian dokumen lamaran melalui PO BOX, ditujukan kepada Satker PMD Provinsi;
  1. Proses penerimaan berkas lamaran Pendamping dilakukan oleh Satker PMD Provinsi.
C. Seleksi Pasif
Seleksi Pasif adalah proses seleksi administrasi terhadap lamaran yang sesuai dengan kualifikasi dan syarat–syarat administrasi. Proses seleksi administrasi menjadi tanggung jawab Satker PMD Provinsi, dan secara teknis dilaksanakan Sekretariat Satker Provinsi dibantu oleh tenaga pendamping profesional.
Langkah-langkah seleksi pasif adalah mengikuti tahapan sebagai berikut:
  1. Sekretariat Provinsi melakukan seleksi pasif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan seleksi pasif;
  1. Satker PMD Provinsi menyampaikan Berita Acara shortlist (daftar pendek) pelamar kepada Satker Pusat;
  1. Satker Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa mereview dan menetapkan shortlist;
  1. Berdasarkan shortlist yang telah disetujui, Satker PMD Provinsi menetapkan jadwal seleksi aktif;
  1. Satker PMD Provinsi menginformasikan jadwal pelaksanaan seleksi aktif tersebut kepada Satker Pusat;
  1. Satker PMD Provinsi dengan didukung secara teknis oleh Sekretariat Satker PMD Provinsi mengundang peserta seleksi aktif.
D. Seleksi Aktif
Seleksi aktif merupakan sebuah tahapan seleksi dalam rekrutmen Pendamping yang ditujukan untuk mengetahui aspek pengetahuan, wawasan, kemampuan, sikap dan kepribadian yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas serta keabsahan data dan riwayat hidup dari setiap calon Pendamping. Langkah-langkah seleksi aktif adalah mengikuti tahapan sebagai berikut:
  1. Penetapan Panitia Seleksi Aktif
Panitia seleksi aktif terdiri dari panitia seleksi provinsi dan atau panitia seleksi pusat, untuk itu, Satker PMD Provinsi wajib membentuk panitia seleksi aktif yang terdiri dari Pejabat/Staf PMD Provinsi dan dibantu tenaga pendamping profesional.
  1. Tahapan Seleksi Aktif
Proses Seleksi Aktif Tahap Pertama ditujukan untuk menyaring para pelamar kerja berkaitan dengan pengetahuan dasar tentang bidang tugas yang dipilihnya. Seleksi ini terdiri dari test tertulis, Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara.
E. Pelatihan
Tahapan akhir dari proses seleksi sebagai bagian dari proses rekrutment Pendamping adalah Pelatihan Pra Tugas (pembekalan). Tujuan pelatihan ini adalah memberikan orientasi dan pembekalan kepada calon pendamping agar siap secara mental, serta memberikan pengetahuan, dan ketrampilan sebelum diterjunkan di lokasi penempatan.
F. HONORARIUM DAN TUNJANGAN TENAGA PENDAMPING
  1. Honorarium
Tenaga Pendamping Kabupaten atau Pendamping Kecamatan mengikat perjanjian kerja dengan Satker PMD Provinsi yaitu dalam bentuk kontrak kerja atas penyelesaian seluruh pekerjaan pendampingan masyarakat dalam mendukung implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan sekaligus penyelesaian akhir PNPM Mandiri Perdesaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah honorarium yang pasti dan tetap, dan semua risiko yang mungkin terjadi dalam
kegiatan pendampingan masyarakat sepenuhnya ditanggung oleh masing-masing Pendamping. Pembayaran honorarium Pendamping setiap bulan bersifat lumpsum, kecuali untuk pembayaran besaran honorarium Pendamping pada bulan pertama atau pada bulan terakhir Honorarium Pendamping adalah imbalan finansial yang diterima setiap bulan yang diberikan kepada Pendamping sehubungan dengan jasa atas kegiatan pendampingan masyarakat yang dilakukannya selama satu bulan berjalan.
Honorarium Pendamping dibayarkan secara lump-sum yaitu besaran honorarium yang tertuang dalam kontrak kerja yang wajib dibayarkan oleh Satker Provinsi untuk setiap bulannya dengan syarat Pendamping sudah melakukan tugas atau pekerjaan sesuai dalam surat perjanjian kerja sebagaimana dibuktikan dalam bentuk laporan dan bukti-bukti administrasi.
Jumlah dan besaran honorarium yang diterima Pendamping tetap mengacu pada Ketentuan yang telah ditetapkan oleh Satker Pusat, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa
  1. Tunjangan
Tunjangan Operasional Pendamping adalah tunjangan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional pendampingan masyarakat, Tunjangan Operasional Pendamping diberikan untuk digunakan membiayai tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, asuransi, dan biaya operasional kantor.
G. PENUTUP
Ketentuan dan Penjelasan lebih lanjut atas pelaksanaa rekrutmen dan pengelolaan tenaga pendamping akan diterbitkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembinaan dan Pengelolaan Pendamping Implementasi Undang-Undang Desa.
Jakarta, 27 Maret 2015
A.n. Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi
Plt. Direktur Jenderal Pembangunan dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP
NIP. 19650530 199103 1 002 
Sumber : GUNAWAN INFO


"BLOGNYA MASYARAKAT PESISIR DEMAK DAN JEPARA "
Bagi pembaca yang ingin berbagi informasi dapat mengirim tulisan apa saja artikel, Berita, Foto dan apa saja yang bermanfaat ke Email : pakardans[at]gmail.com, Dan jika anda mempunyai informasi yang perlu diliput dapat menghubungi Redaksi Phone:
085641629350.-
Bagi anda yang mempunyai usaha apa saja yang ingin dipublikasan via media internet dan menghubungi Redaksi
Bila anda peduli dengan kemajuan blog ini dapat berbagi dengan kami
Donasi bisa dikirimkan via pengelola blog :
Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8
" Marilah Kita Bersama Berdayakan Masyarakat Pesisir"