Kamis, 24 Juli 2014

Ada-ada saja !!!! 'Maaf ya, Wartawan Metrotvnews.com Dilarang Masuk'


Tribunnews.com, Jakarta — Dua wartawan dari dua media online, yaitu Detik.com dan Metrotvnews.com, dilarang mengikuti konferensi pers di Rumah Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7/2014) malam. Konferensi pers itu sedianya akan menyampaikan hasil rapat tim pemenangan menyikapi Komisi Pemilihan Umum yang tetap mengumumkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pemilu Presiden 2014 malam ini.
Pintu masuk ke dalam ruangan memang selalu dijaga ketat oleh dua penjaga. Saat akan menggelar konferensi pers, para wartawan yang menunggu di luar harus menunjukkan ID card kepada penjaga. Saat mengetahui salah satu wartawan yang masuk dari Metrotvnews, penjaga langsung mengusirnya secara halus.
"Maaf ya MetroTV dilarang masuk, tidak boleh," ujar petugas keamanan itu.
Hal yang sama terjadi saat wartawati Detik.com akan masuk ke ruangan. "Dari Detik tidak boleh," ujar sang penjaga.
Wartawati itu sempat menanyakan kenapa medianya tidak diperbolehkan mengikuti jumpa pers.
"Memang tidak boleh, Metro dan Detik tidak boleh, ada instruksi," jawab petugas keamanan.
Akhirnya wartawan dan wartawati itu menunggu di luar ruangan.



Rabu, 23 Juli 2014

Jalan Raya Desa Kedungkarang Selesai Di Beton


Demak – Pemerintah kabupaten Demak sepeninggal Bupati Tafta Zani almarhum tetap konsisten pada perbaikan sarana prasarana jalan di pedesaan. Salah satu bukti komitmen itu adalah telah selesainya betonisasi jalan raya desa Kedungkarang sepanjang kurang lebih 500 meter.

Betonisasi itu merupakan peningkatan jalan yang dulunya beton biasan sekarang menjadi beton mix dengan rangka besi. Lebar jalanpun ditambah kurang lebih 1 meter sehingga badan jalan menjadi lebar. Sehingga arus lalu lintas menjadi lancar dan juga mengurangi kecelakaan akibat dari sempitnya jalan.

Betonisasi itu dari Timur berawal dari jalan Kedungkarang kapling,  ke Barat sampai dengan depan SD Kedungkarang. Dengan diselesaikannya satu ruas jalan di desa Kedungkarang itu masih ada satu ruas lagi yaitu mulai SD Kedungkarang ke Barat menyambung jalan beton di kampung relokasi desa Kedungmutih.

Dengan selesainya jalan itu menambah kelancaran dan kenyamanan perjalanan menuju ke desa Tedunan dan juga ke tempat lain. Apalagi jalan raya Kedungmutih saat ini bertambah ramai di karenakan jalan raya Kedungmalang – Karangaji kondisinya rusak parah. Sehingga warga Jepara yang akan ke Pecangaan kini lewat jalan Selatan sungai Serang.

“ Dulu memang kita sering lewat Utara ( Jepara: Red) namun setelah era jalan beton ini justru orang Jepara (Kedungmalang) sekarang jika mau ke Pecangaan lewat jalur Selatan “, ujar Hilal warga desa Kedungmutih. (Muin)



Di Kedungmutih Ada Khataman Al-Qur’an Keliling Di Bulan Ramadhan


Salah satu amalan di bulan Ramadhan yang disarankan selain Shalat Tarawih adalah Tadaruss atau membaca kitab suci Al qur’an . Oleh karenanya tidak heran jika bulan Ramadhan tiba toko kitab atau penerbit kebanjiran order kitab suci Alqur’an. Selain mengganti yang rusak juga jumlahnya perlu ditambah , karena jumlah orang yang tadarus bertambah banyak dalam rangka mencari pahala di bulan puasa.

Setiap masjid atau musolla melaksanakan tradisi baca Alqur’an ini dengan berbagai macam cara , diantaranya ada yang dilaksanakan sehabis shalat tarawih saja , setiap waktu dan ada pula yang dijadwalkan sehabis shalat wajib. Sehingga waktu hatamannya pun beragam ada yang lima hari sudah hatam , setengah bulan hatam dan ada pula yang sehari hatam besok paginya diulang hataman lagi begitu seterusnya sampai menjelang hari Raya.

Begitu juga yang dilaksanakan umat Islam di desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak ini. Selain di Masjid acara tadarus ini juga digelar di Musholla-musholla yang dilaksanakan oleh para remaja. Sehabis shalat tarawih terdengar gema suara lantunan ayat suci Al qur’an di setiap sudut. Suara itu terdengar hingga larut malam menjelang.

Puncak dari tadarus itu adalah dilaksanakannya acara khotmil qur’an yang berbarengan dengan peringatan Nuzulul qur’an. Masjid dan musholla juga melaksanakan acara khotmil Qur’an ini secara berurutan. Di mulai malam 17 Ramadhan di Masjid desa selanjutnya giliran musholla yang berjumlah 13.





“ Kalau di sini sejak jaman mbah-mbah saya dulu kegiatan khataman Alqur’an ini dilaksanakan setiap tanggal 17 Ramadhan ngiras peringatan Nuzulul Qur’an , peserta yang hadir disini adalah perwakilan dari jamaah 13 Musholla yang ada di kedungmutih ini , kurang lebih yang kami undang 300 orang “. Ujar Mastokin pengurus Masjid Jami’ Baitul Makmur Kedungmutih yang di dampingi sekretarisnya Noor Amin.


Memang malam itu  masjid penuh dengan jamaah, baik orang tua , pemuda dan tak ketinggalan pula anak-anak ikut pula memperingati turunnya kitab suci Alqur’an. Tradisi ini sudah puluhan tahun diadakan dan tidak akan berhenti sampai akhir jaman nanti. Karena Alqur’an merupakan petunjuk bagi orang yang bertaqwa , dan kita semua ingin menjadi umat yang bertaqwa kepada Allah SWT.


Menurut Mastokin, acara Hataman alqur’an ini menjadi agenda rutin Masjid yang telah direncanakan menjelang bulan puasa , selain kultum sebelum buka bersama dan shalat tarawih.Karena mebutuhkan biaya yang cukup besar maka untuk membiayai kegiatan yang mulia ini ditanggung bersama-sama seluruh kaum dengan jalan penjatahan infaq setiap jamah. Besarnya tergantung dari kemampuan warga , yang ekonominya mapan memberi sumbangan yang lebih dari yang lain. Sehingga setiap sore sebelum acara berlangsung pengurus dor to dor k e rumah jamaah menjemput sumbangan tersebut.



Tiba waktu acara tersebut seluruh warga menjalankan tugasnya masing-masing , ibu-ibu dan remaja putri kebagian memasak hidangan yang disajikan pada acara khotmil qur’an ini, Sementara bapak-bapak dan remaja putra membersihkan masjid dan menyiapakn tempat acara khataman Alqur’an tersebut.





Pelaksanaan acara khotmil qur’an ini sehabis shalat tarawih, sehingga tidak mengherankan sehabis shalat tarawih tamu undangan yang merupakan wakil berbagai musholla yang ada di desa Kedungmutih berbondong-bondong mendatangi masjid dan musholla yang kebetulan sebagai tuan rumah.

Adapun prosesi khataman Al-qur’an diantaranya pembacaan tahlil , dilanjutkan dengan hataman alqur’an 30 Jus oleh 30 orang jamah dan dilanjutkan dengan do’a bersama memohon barokah dan keselamatan Allah SWT. Habis berdo’a seluruh jamaah makan bersama sebagai tanda syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rijeki dan kesehatan sehingga bisa menjalankan puasa .

“ Tradisi khataman al-qur’an ini sudah amat lekat di hati umat Islam , sehingga selain di  Masjid acara hataman juga dilaksanakan di semua  musholla sehingga jika malam Nuzul Qur’an tiba selanjutnya setiap malam pada acara hataman di setiap musholla secara bergantian “, ujar K. Suhari Nadhir Masjid Jami’ Baitul Makmur.***

Eko Budihardjo, Mantan Rektor Universitas Diponegoro Berpulang


JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Rektor Universitas Diponegoro, Eko Budihardjo, meninggal pada Selasa (22/7/2014) malam, di Semarang, Jawa Tengah. Kabar duka ini langsung menyebar luas di Twitter.

"Dari Allah kembali ke Allah: kuterima kabar duka, Prof Ir EkoBudihardjo berpulang. Guru, panutan, peneduh handai taulan. Sugeng tindak," tulis budayawan Jawa Tengah, Prie GS, lewat akun Twitter-nya, Selasa malam, di antara ucapan duka yang bertebaran di lini masa.

Pemegang gelar insinyur arsitek dari Universitas Gadjah Mada angkatan 1969 ini adalah putra kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, kelahiran 8 Juni 1944. Gelar masternya di bidang Perencanaan Kota dia dapatkan dari University of Wales Institute of Science and Technology, Inggris, pada 1978.

Eko pernah menjabat sebagai Kepala Biro Penelitian Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Pembantu Dekan I Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, dan Rektor Universitas Diponegoro pada periode 1998-2006.

Di bidang keahliannya, Eko pernah mengemban jabatan sebagai Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Cabang Jawa Tengah (1987-1992) dan Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Cabang Jawa Tengah (1992-sekarang).

Eko juga adalah anggota Dewan Habitat International Council (HIC) Mexico, Eastern Regional Organization on Planning and Housing (EAROPH) Malaysia, dan International Federation for Housing and Planning (IFHP) Belanda.

Sering sekali pula Eko menyajikan makalah dalam berbagai pertemuan ilmiah di mancanegara. Ia juga menjadi pakar di beragam lembaga, termasuk menjadi Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Tengah.




Penulis: Palupi Annisa Auliani
Editor: Palupi Annisa Auliani

Mahasiswa UGM Teliti Tanah Garam Untuk Media Tanam

Pengambilan sampel

Demak – Tanah garam yang berasa asin akan menjadi bahan penelitian tiga Mahasiswa UGM jurusan Pertanian.  Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir kuliah tersebut mereka meneliti kegunaan lain tanah garam selain untuk tambak ikan dan garam. Dari penelitian itu nantinya dapat disimpulkan apakah tanah garam itu bisa dipadukan sebagai lahan media tanam tanaman pertanian.

 “ Kita akan meneliti sebatas mana kemampuan tanah garam ini bisa dijadikan lahan alternative untuk media tanam. Rencana kami coba Tanami shorgum “, kata Mar’atus Sholehah salah satu mahasiswa UGM pada FORMASS.

Mar’atus mengatakan , dia akan mengambil sampel tanah pergaraman ini di beberapa titik lahan garam. Tanah tersebut nantinya diteliti sebatas mana kandungan unsure hara dalam tanah itu. Apakah tanah tersebut bisa dibuat media tanam produk pertanian. Bagaimana cara penanganannya apa yang perlu dilakukan.

“ Nah dalam laboratorium nanti kita adakan penelitian secara mendalam. Harapan kami tanah ini tidak hanya sebatas untuk membuat garam. Namun dimanfaatkan untuk media tanam hasil pertanian agar penghasilan petani bisa bertambah “, katanya.



Dalam penelitian itu mereka membutuhkan tanah kurang lebih setengah ton. Tanah sampel itu dimasukkan dalam zak-zak plastik berukuran 25 Kg. Selain tanah kering mereka juga mengambil sampel tanah basah. Mereka mengambil sampel tanah garam dari desa Kedungkarang dan Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak.

Fatkhul M pengelola blog PUSAT INFORMASI MASYARAKAT PESISIR menyambut positif akan penelitian itu. Dengan adanya penelitian itu nantinya dihasilkan temuan teknologi pertanian baru di lahan garam. Sehingga selain garam tanah itu bisa dikembangkan untuk sector pertanian misalnya shorgum.

“ Shorgum juga bahan makanan siapa tahun penelitian itu berhasil sehingga tidak hanya garam saja. Namun petani garam bisa menghasilkan tanaman pangan. Tentunya hal ini bisa meningkatkan taraf hidup petani garam “, kata Fatkhul M. (K-1)




Sabtu, 19 Juli 2014

Dakwah dan Pendidikan Dalam Pandangan Islam





قل هذه سبيلي ادعوا الى الله على بصيرة انا ومن اتبعني
Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin.

Memperbincangkan tema “dakwah” dengan segala problematikanya tak seperti iklan pegadaian “menyelesaikan masalah tanpa masalah”. Tapi justru sering membuat masalah baru jika tidak tepat dalam penyampaian serta tanpa perencanaan yang matang dalam aksinya. Semua “penyeru” mulai dari para Rasul, Nabi, ulama' hingga ustadz, semua pasti akan merasakan pahit dan getirnya dakwah, meskipun di dalamnya juga dijumpai manisnya lebah dakwah.
Secara bahasa dakwah mempunyai arti: ajaran, seruan, undangan, atau panggilan. Dakwah hampir sama dengan Tabligh yang artinya: menyampaikan. Akan tetapi dakwah mempunyai pengertian dan cakupan yang lebih luas daripada tabligh.Kalimat dakwah dalam ayat-ayat al-Qur’an selalu diiringi dengan kaifiyah al-dakwah(cara menyampaikan dakwah). Seperti termuat dalam surat al-Nahl ayat 125:
ادع الى سبيل ربك بالحكمة والموعظة الحسنة وجادلهم بالتي هي احسن
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdenatlah dengan mereka dengan cara yang baik.

Dalam ayat tersebut Allah Swt mengiringi perintah dakwah itu dengan kataبالحكمة (dengan bijaksana). Juga dalam surat Yusuf ayat 108:
قل هذه سبيلي ادعوا الى الله على بصيرة انا ومن اتبعني
Katakanlah (Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin.



Kalimat dakwah di atas diikuti dengan ungkapan: على بصيرة (dengan Hujjahyang nyata).
Sedangkan kata tabligh tidak diikuti dengan perintah ”cara” seperti dalam Surat al-Maidah ayat 67:
يايها الرسول بلغ ما انزل اليك من ربك وان لم تفعل فما بلغت رسلته
Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya.

Juga kalimat ”وما على الرسول الا البلاغ.
Adapun secara istilah dakwah adalah: segala usaha dan kegiatan yang disengaja dan terencana dalam wujud sikap, ucapan dan perbuatan yang mengandung ajakan dan seruan baik langsung maupun tidak langsung ditujukan kepada perorangan, masyarakat atau golongan supaya tergugah jiwanya, terpanggil hatinya kepada ajaran Islam untuk selanjutnya mempelajari dan menghayati serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dakwah Islam Vs Dakwah Sekuler-Liberal
Dakwah haruslah berpedoman kepada Aqidah Islamiyah yang berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits. Seandainya Dakwah itu tidak berpedoman pada keduanya serta tidak menampilkan ruh dari sumber utama ideologi Islam, maka dakwah itu bisa dikatakan bukan dakwah Islamiyyah melainkan dakwah asing atau dengan kata lain dakwah sekuler-liberal. Dakwah tidak hanya identik dengan pesantren dan sekolah yang berlabel Islam yang hanya mengajarkan kitab-kitab arab saja. Dakwah adalah sebuah proses guna mengarahkan umat manusia kepada kesempurnaan hidup dibawah naungan syari’atullah.[1]

Fungsi Dakwah.
Seorang da’i adalah penyebar rahmat keseluruh penjuru alam, mendorong terwujudnya kesejahteraan dan ketenangan di tengah-tengah masyarakat. Sekecil apapun yang disumbangkan seorang da’i dalam rangka dakwah dan pengajaran akan mendapatkan nilai  lebih di sisi allah Swt. Da’i mempunyai fungsi dan tugas yang sangat mulia, baik di sisi Allah maupun di sisi manusia secara umum. Sebagaimana Firman Allah dalam surat Ali Imran, ayat 110:
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah …

Disamping ayat di atas, fungsi da’i adalah sebagai berikut :
(1)         sebagai  المبعوث (utusan yang dapat dipercaya),
(2)        sebaga ليحكم بين الناس (penyelesai masalah di tengah-tengah masyarakat),
(3)         sebagai  مجاهد (pejuang) tanpa pamrih,
(4)         sebagai  بشير و نذير (pemberi motivasi),
(5)         sebagai  الداع (pengajak bukan sebagai pemberi petunjuk),
(6)         sebagai  بناء و دفاعا (pembina dan pembela).

Sifat
Adapun sifat-sifat terpenting seorang da’i adalah sebagaimana sifat yang dimiliki oleh Rasulullah Saw, seperti:
(1)         صدق و امانة و تبليغ و فطانة و استقامة (benar, dipercaya, cerdas, menyampaikan, dan konsisten),
(2)         ايمان و علم و اخلاص (Iman, ilmu, ikhlas),
(3)         تواضع وصبر و لين و عاف (Tawadhu’, sabar, lembut , pemaaf).
Sifat-sifat tersebut diatas adalah sifat-sifat dan perilaku yang terpuji yang dimiliki para Nabi dan Rasul. Sifat ini juga harus menjadi bagian utama dari pribadi dan kepribadian muslim (الشخصية الاسلامية) secara keseluruhan, terutama bagi juru dakwah.[2]

Kriteria
Selain sifat-sifat luhur di atas, seorang da’i harus mempunyai kriteria-kriteria dasar. Diantanya:
Pertama, Berilmu. seorang da’i harus mempunyai ilmu yang memadai dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat dan dasar-dasar ilmu agama. Sehingga dengan demikian dia dapat memecahkan permasalahan yang ditemuinya dengan hujjah yang nyata dari al-Qur’an dan al-Sunnah. Pepatah Arab mengatakan:
orang yang tak punya tak dapat memberi”.
Begitu juga diterangkan dalam al-Qur’an:
Tidak akan sama orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu”.
Kedua, Tutur bahasa yang halus dan berkesan. Tutur bahasa yang halus dan menawan merupakan jembatan dan pembuka hati dan penggerak rasa bagi yang mendapat panggilan. Kata dan tutur bahasa yang halus memberi kesan dan membekas dalam hati bagi orang yang mendengarnya, sebagai mana firman Allah dalam suratThaha ayat 43-44:
Pergilah kamu berdua kepada fir’aun, sesungguhnya dia  telah melampui batas, maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kat-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat dan takut.
Ketiga, Lapang Dada. Seorang Da’i harus mampu memelihara ketenangan dan keseimbangan jiwanya, dan mampu mengendalikan diri dengan segera bila mendapat gangguan dan tantangan.
Keempat, Percaya diri. Keberanian dan percaya diri untuk membela kebenaran adalah sifat-sifat yang mendapat dorongan keimanan, sebaliknya, ketakutan kepada manusia dan rendah hati adalah sifat-sifat yang bertentangan dengan iman.
Kelima, Panutan yang baik. Qudwah hasanah adalah pencerminan sifat-sifat yang baik yang dipandu oleh nilai-nilai al-Qur’an dan Sunnah Rasul.Qudwah hasanah ini dapat dilihat dari berbagai aspek seperti: sikap dan tindak tanduk, penampilan yang baik, serta konsistensi sikap.
KeenamArif dan Bijak. Orang yang memiliki kearifan dan kebijaksanaan adalah orang yang akan berusaha menjauhkan diri dari sifattakaburhedonistisegoistis dan materialistis. Oleh karena itu orang yang memiliki kearifan adalah orang yang mendapatkan kebajikan yang amat banyak.[3]

Pendekatan yang Harus dilalui
pertama, Pendekatan adat-istiadat. Adat istiadat yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti aturan perzinahan yang sangat tabu dan aib, memasuki rumah tanpa izin, apalagi didalam rumah tersebut hanya ada wanita, dll. Dan adat istiadat yang sama sekali bertentangan dengan norma dan ajaran Islam, seperti makan daging babi, minum tuak/arak, cara berpakaian yang seronok lagi membuka lebar-lebar aurat, dll.
KeduaBerintegrasi. Bergabung dengan sekelompok masyarakat yang sedang di dakwahi dan menyatu dengan mereka. ini metode yang sangat baik, asalkan si da’i tidak ikut terlibat dalam kebiasaan buruk,
KetigaPendekatan ekonomi. Pendekatan ekonomi kepada masyarakat bisa berupa bantuan moril; seperti dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan bidangpeternakan, keterampilan, dll, maupun bantuan matriil ; seperti bantuan-bantuan ringan, sebagaimana memberi pakaian bekas, supermie, kurma, daging kurban, dll.
Keempat, Pendekatan formal. Pendekatan yang di dukung oleh instansi-instansi resmi seperti pejabat dan aparat keamanan, ormas keagamaan yang legal;pendekatan ini mempunyai daya tarik tersendiri dikalangan masyarakat suku terasing  seperti seorang da’i sebaiknya membawa surat tugas resmi/rekomendasi dari instansi, lembaga atau ormas.

Problematika dan Romantika
Disamping menyadari akan kedudukan dan fungsi yang tinggi dan agung dari pendukung dakwah. Akan tetapi seorang Da’i harus menyadari akan banyak dan peliknya ujian-cobaan yang harus dijalani. Baik ujian lahir ataupun bathin. Allah selalu memberi peringatan kepada Rasul dan Nabi-Nya akan adanya cobaan dan ujian yang bermacam-macam. Bersamaan dengan itu Allah Swt selalu memotivasi untuk selalu bersabar dan bersabar. Allah berfirman:
Berteguh hatilah kanu, sebagaimana berteguh hatinya ahli-ahli keteguhan hati dari para rasul.” (al-Ahqaf:35).
Diantara berbagai macam ujian adalah: 1) ujian dari luar; seperti gangguan dari orang-orang kafir, kristen, Hindu, Budha, 2) ujian dari dalam; seperti konflik antar ormas Islam tradisional dengan reformis, Islam fundamental dengan progresif.Kelompok pertama ini di identikkan kaum Nahdhah, sedangkan kelompok kedua di identikkan kaum Muhammadiyah ini sangat rawan sekali; begitu kelompok ketiga diidentukkan kaum salafi-FPI, sedangkan kelompok keempat kaum liberal pendewa HAM, 3) fitnah umat: Korupsi! Masalah besar yang sekarang dihadapi umat Islam di Indonesia, 4) Krisis Akhlak; krisis akhlak telah melanda kita dewasa ini, bahkan krisis akhlak di zaman jahiliyah modern ini, lebih keji di bandingkan dengan jahiliyah zaman Rosul.[4]
Problematika yang terjadi di tengah masyarakat sekarang sebenarnya adalah pengulangan dari sikap manusian terdahulu, hanya saja kuantitas dan kualitasnya semakin banyak dan canggih. Seperti dulu pencurian lewat pemalakan, penodongan, sekarang dengan cara yang lebih canggih dan super mudah, seperti pembobolan Bank dari jarak jauh, berbagai penipuan lewat kupon dan undian berhadiah, dsb.

Solusinya?
Nabi Muhammad adalah teladan bagi da’i yang sangat tepat, sehingga para ahli mencatat bahwa Nabi Muhammad adalah orang tersukses dan tercepat dalam melakukan suatu perubahan besar dan mendasar pada kehidupan masyarakat. Dengan mencontoh sepak terjang muhammad dalam berbagai aspek kehidupan, marilah dakwah yang sekarang kita geluti ini untuk di jadikan sebagai model kegiatan demi menyelesaikan dan memecahkan persoalan umat yang demikian beragam.

Penutup.
Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa konsep dakwah dalamIslam sangatlah lengkap, jelas, dinamis, pragmatis, elastis, serasi, dan sesuai dengan kondisi masyarakat. Dakwah adalah salah satu bagian seni ”penaklukan” dengan penuh kebijaksanaan; disampaikan dengan pilihan kata yang tepat; dan dalam suasana yang sesuai serta sikap dan pendekatan yang menawan.
Dakwah harus tersaji dan ditawarkan  dengan penuh kelembutan; namun para pembawanya harus tetap tegas memegang prinsip; mampu menjadikan sebanyak-banyaknya lawan menjadi kawan. Mampu menghimpun dan merangkul kawan bukan menjauhkan orang dari sasaran; diri dan sikapnya menjadi cermin panutan; yang di carinya hanyalah Ridha Allah Swt; tatkala suatu saat ia ditolak dakwahnya aliasmengalami kegagalan, ia tidak lantas gundah dan putus asa.
Dakwah memang dan harus ditegakkan, karena dakwah menegakkan kebenaran dan keadilan apapun dan dimanapun. Sebab, kapal tetap harus melaju mengarungi lautan luas meskipun diterpa ombak dan badai untuk satu tujuan , yaitu di pulau yang disebut dengan بلدة طيبة ورب غفور Sebuah negeri yang makmur sejahtera dan mendapatkan ampunan dari Allah Swt..




[1]  Dedeng Rosidin, Akar-akar Pendidikan Dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits, Bandung:Pustaka Umat, 2003. hlm. 7
[2]  Didin Hafidhuddin,. Agar Layar Tetap Terkembang; Upaya Menyelamatkan Umat. Jakarta : Gema Insanin, 2006. hal. 73
[3]  Didin Hafidluddin. Agar Layar. hlm. 84
"BLOGNYA MASYARAKAT PESISIR DEMAK DAN JEPARA "
Bagi pembaca yang ingin berbagi informasi dapat mengirim tulisan apa saja artikel, Berita, Foto dan apa saja yang bermanfaat ke Email : pakardans[at]gmail.com, Dan jika anda mempunyai informasi yang perlu diliput dapat menghubungi Redaksi Phone:
085641629350.-
Bagi anda yang mempunyai usaha apa saja yang ingin dipublikasan via media internet dan menghubungi Redaksi
Bila anda peduli dengan kemajuan blog ini dapat berbagi dengan kami
Donasi bisa dikirimkan via pengelola blog :
Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8
" Marilah Kita Bersama Berdayakan Masyarakat Pesisir"