Kamis, 26 Maret 2015

Inilah Obat Herbal untuk 43 Jenis Penyakit

Obat herbal Linwai merupakan ekstrak organik Eleutherine Americana Merr yang berdasarkan riset Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) YogyakartaUniversitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Sumatera Utara (USU) mampu mengatasi kanker, peradangan dan menurunkan kekentalan darah.   

Senyawa dalam Linwai ini berguna untuk menyembuhkan 43 jenis penyakit. Adapun penyakit-penyakit tersebut adalah : 

  1. Amandel 
  2. Ambeien 
  3. Asam Urat
  4. Asma
  5. Bisul 
  6. Bronchitis
  7. Darah Rendah
  8. Diabetes Melitus
  9. Epilepsi
  10. Gangguan Pencernaan Lambung
  11. Gangguan Seksual
  12. Ginjal
  13. Gondok
  14. Hepatitis
  15. Hipertensi/ Darah Tinggi
  16. Insomnia
  17. Jantung
  18. Kanker Kelenjar Getah Bening
  19. Kanker Paru-paru
  20. Kanker Payudara
  21. Kanker Rahim
  22. Kanker Usus
  23. Keputihan
  24. Kista
  25. Kolesterol
  26. Maag
  27. Migrain
  28. Myom
  29. Obat Muntah
  30. Pelupa
  31. Peluruh Kemih
  32. Pencahar
  33. Prostat
  34. Radang Usus
  35. Rematik
  36. Sakit Kuning
  37. Sakit Perut
  38. Sakit Pinggang
  39. Stamina
  40. Stroke
  41. TBC
  42. Vertigo 
  43. Vitalitas


Komposisi 
100 % Eleutherine Americana Merr

Kandungan
Napthoquinones, Alisin, Alkaloid, Steroid, Saponin, Tanin, Fenolik, Polifenol, Triterpenoid, Glikosida dan Flavonoid. 

Aturan Terapi
Pengobatan : Diminum 3 x sehari 3 kapsul sampai sembuh.
Pencegahan : Diminum 2 x sehari 2 kapsul. 

Keterangan
Medicine ini beredar di bawah pengawasan Herbalis berpengalaman yang tergabung dalam Asosiasi Herbalis Kalimasada (Ahisda) Jawa Tengah, Indonesia



Ingin mendapatkannya, order ke 085-641-629-350 dengan format; 

Lianwai#Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Keterangan Lain bila ada.

----------------------------------------------------------------


Harga Rp. 135.000,-/ Botol
(Belum termasuk ongkos kirim)

-------------------------- 
Kami kirim barang dari Jl. Kauman II Margoyoso, Kalinyamatan, Jepara, Jawa Tengah 59467 -  

Jika Anda cocok dengan harga kami, silakan order sesuai format SMS. Kami tidak melayani tanya atau telepon sebelum Anda order sesuai format. 



Bisa kami kirim menggunakan Pos, JNE, Tiki, atau Pahala Express. Kami infokan resi pengiriman via SMS setelah transfer diterima. 

Rabu, 25 Maret 2015

Gotong Royong Pengecoran Serambi Masjid jami' Baitul Makmur Kedungmutih Demak


Demak – Meski saat ini sudah memasuki era digitalisasi namun suasana kebersamaan dan kegotongroyongan  masih bisa kita rasakan. Seperti yang terjadi di Desa kedungmutih kecamatan Wedung Minggu (15/3) . Lebih seratus warga terlibat dalam kegiatan pengecoran Masjid Jami’ “Baitul Makmur”.

Masjid yang dibangun sepuluh tahun yang lalu memasuki tahap pembangunan lantai seluas 350 meter. Sebelum di tutup dengan granito diadakan pengecoran agar dasarnya kuat. Selain di cor dengan batu kerikil pasir dan semen juga diberi tulangan dari besi.

“ Tanah disini masih labil dan rawan ambles agar dasar lantai kuat harus dicor lebih dahulu . Setelah rata baru di pasang granito jadi hari ini kita mengadakan kegiatan pengecoran “, kata Roisul Huda bagian pendanaan Masjid Jami’ Baitul Makmur pada kabarseputarmuria.com.

Rois mengatakan kegiatan gotong royong ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh warga desa Kedungmutih. Jika panitia membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak . Panitia tinggal mengumumkan lewat pengeras suara . Warga dari seluruh penjuru datang ke masjid dengan membawa peralatan secukupnya.



“ Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga. Respon mereka cukup positif sekali diumumkan mereka datang berbondong-bondong ke masjid “, tambah Rois.

Hal sama juga dikatakan oleh Musa Abdillah bendahara panitia pembangunan masjid. Selai  tenaga kerja warga Kedungmutih juga bersama sama memberikan jariyah berupa uang atau barang. Untuk penggalangan dana diadakan penarikan satu minggu sekali jatuh pada hari Jum’at sore.
Panitia bagian pendanaan door to door menjemput jariyah dari warga. Mereka terbagi beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri dari 2-4 orang. Mereka itu menjemput dana tiap Jum’at sore . Selanjutnya dikumpulkan bersama-sama di Masjid. Dana yang terkumpul itu selanjutnya dibelanjakan menurut kebutuhan panitia.

“ Tarikan system door to door ini kita lakukan sudah lebih 10 tahun yang lalu. Alhamdulillah masjid sebesar ini 80 % hasil swadaya masyarakat desa Kedungmutih sendiri. Sisanya ada bantuan donatur dari luar juga bantuan pemerintah dari APBD “, jelas Roisul Huda.

Tahap pembangunan lantai serambi ini menurut Rois diperkirakan menelan biaya lebih seratus juta rupiah . Oleh karena itu fihaknya mengharapkan kepada seluruh warga desa Kedungmutih guyub rukun memberikan jariyahnya. Sehingga target panitia bulan Ramadhan nanti lantai bagian depan masjid sudah jadi . Sehingga pelaksanaan shalat iedul fitri sudah menempati lantai baru. (Muin)



Siswanto Lulusan Otomotif Tetap Mahir Shoting Video


Pati – Apapun pekerjaan asal halal dan menyenangkan tak jadi masalah. Seperti halnya Siswanto warga Sukolilo Pati ini hampir setahun ini menekuni pekerjaan sebagai tenaga Shoting Video. Meski ia lulusan SMK jurusan otomotif namun ia justru lebih senang bekerja yang ada hubungannya dengan editing computer.
“ Dulunya masuk jurusan otomotif karena dorongan orang tua. Saya sih senang jurusan multi media . Habis bagaimana untuk nyenangin orang tua ya terpaksa masuk jurusan otomotif “, ujar Siswanto Crew jasa video shoting “Bening Production”, Sukolilo pada kabarseputarmuria.com.
Siswanto menuturkan , usai kelulusan di SMK 2 Kudus ada teman yang nawari pekerjaan sebagai tenaga shoting. Karena ada keahlian meski tidak punya ijazah iapun mencoba pekerjaan itu. Awalnya ia sebagai asisten , namun setelah menguasai medan iapun terjun sendiri dan ditemani asisten.
“ Ya yang penting percaya diri dalam mengambil momen. Selain itu juga menguasai teknik pengambilan gambar dilapangan. Sehingga ketika diedit hasil shotingan itu menarik jika dilihat atau didengarkan “, tambah Siswanto.
Selain acara resmi semacam acara pelantikan , upacara hari besar dan juga acara digedung pemerintah. Ia juga menerima order mendokumentasikan acara acara warga masyarakat. Diantaranya acara pengajian, pentas music dan juga upacara pernikahan atau khitanan.
Siswanto mengaku bekerja sebagai tenaga shoting merupakan keinginannya sejak lama. Sehingga usai lulus SMK iapun cari-cari info lowongan pekerjaan ini.Oleh karena itu ketika temannya menawari pekerjaan itu iapun menyanggupinya.
“ Saya tidak dibayar system bulanan namun system borongan . Sekali berangkat terima bersih Rp 100 ribu . Terus nanti ketika editing video sampai jadi kita dibayar lagi Rp 100 ribu – Rp 150 ribu  tergantung panjang pendek video “, tambah Siswanto.
Bekerja sebagai tenaga Video ini menurut Siswanto sebagai ajang pembelajaran. Ke depan ia ingin mempunyai Usaha sendiri yang ada kaitannya dengan  multi media. Hoby multi media adalah kesenangannya sejak dulu. Meski kini ia berijasah Otomotif namun itu bukan menjadi halangan baginya .(Muin)

Jembatan Kali Putri Buko Dianggarkan 1,25 Milyard

Jembatan kali putri Buko yang rusak

DEMAK – Jembatan Putri Mandi di Desa Buko, Kecamatan Wedung kondisinya rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Jembatan ini usianya sudah lebih 30 tahun dan belum ada perbaikan. Pada bulan Mei – Juni sudah ada kepastian jembatan vital ini akan diperbaiki.

Camat Wedung, Kabupaten Demak, HM Syahri mengatakan, sebenarnya pemkab sudah menganggarkan pembangunan jembatan sebesar Rp 1,25 miliar pada APBD 2015. “Kalau nanti mulai dibangun, maka arus lalulintas kendaraan yang menuju Wedung dialihkan melalui Kecamatan Mijen,”katanya.

Dengan dibangunnya jembatan itu diharapkan warga pengguna jalan mematuhi aturan yang ada. Selain iku warga masyarakat juga pro aktif membantu pelaksanaan kegiatan pembangunan. Diantaranya ikut menjaga semua fasilitas yang ada untuk kelancaran pembangunan jembatan.

Saat ini, untuk keamanan, didekat jembatan dipasang portal permanen sehingga hanya cukup dilewati kendaraan pribadi dan bus kecil. Sedangkan, untuk truk yang bermuatan berat dilarang melalui jembatan tersebut.

Jembatan Putri Mandi ini merupakan jalur strategis untuk memperlancar jalur Demak-Wedung. Apalagi, saat ini akses jalan ke Kecamatan Wedung makin mulus dengan betonisasi.

Dengan selesainya jembatan itu lalu lintas perekonomian di Wedung Utara akan terdongkrak. Dulu sebelum jalan dan jembatan bagus tranportasi pengiriman hasil bumi baik pertanian dan perikanan lewat Jepara .

Tetapi setelah jalan raya di Wedung sampai Demak bagus maka pengiriman hasil bumi tidak melalui Jepara lagi. Jalan utama.Bahkan, banyak kendaraan pribadi kearah dan dari Jepara ada yang memanfaatkan mulusnya jalan beton tersebut. (Muin)



Senin, 23 Maret 2015

Masjid Kanjeng Sepuh Sedayu, Situs Budaya Islam Yang Tetap Lestari


Pengantar: Hari Sabtu 21 Maret 2015 saya mengadakan perjalanan keluarga ke daerah Bungah kabupaten Gresik . Tidak sengaja sholat di Masjid yang cukup bersejarah bagi perkembangan agama Islam di  Jawa Timur. Berikut ini liputannya.

Kabupaten Gresik merupakan salah satu daerah pusat penyebaran Islam jaman dahulu. Berbagai peninggalan sejarah masih bisa kita saksikan sampai sekarang. Salah satunya adalah bangunan Masjid yang dikenal sebagai Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sedayu. Masjid ini terletak di Desa Kauman kecamatan Bungah.

Kanjeng Sepuh adalah tokoh sentral nama aslinya  Raden Adipati Soeryodiningrat. Raden Adipati Soeryodiningrat merupakan adipati ke delapan dari Kadipaten sidayu. Beliau merupakan seorang putra dari Sayid Abdur Rohman Sinuwun Solo. Mbah Kanjeng Sepuh sebagai adipati ke delapan dari sepuluh adipati yang pernah memerintah Kadipaten Sidayu, merupakan adipati yang paling tersohor hingga saat ini.



Hal ini terbukti dengan banyaknya penziarah yang mendatangi makam beliau hingga saat ini. Makam Mbah Kanjeng Sepuh tidak pernah sepi dari penziarah setiap jum’at pahing. Hal tersebut sudah merupakan kebiasaan bahkan menjadi tradisi bagi warga Sidayu dan sekitarnya.

Setiap Jum’at Pahing Pasar yang berada di samping alun-alun yang juga tidak jauh dari makam mbah Kanjeng sepuh tersebut selalu ramai dengan pengunjung. Selain untuk berziarah, para pengunjung juga memanfaatkan momen yang rutin setiap minggunya tersebut yaitu pahingan atau pasar pahing



Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sidayu terletak tepat di depan area pemakaman mbah Kanjeng Sepuh.  Tepat di belakang masjid ini terdapat makam para adipati dari Kadipaten Sidayu. Namun yang paling banyak dikunjungi dan terkesan sangat disakralkan oleh masyarakat sekitar adalah makam mbah Kanjeng Sepuh selaku adipati ke delapan dari kadipaten Sidayu ini.

Berdasarkan pantauan  pengunjung masjid ini yang sekaligus mengunjungi makam mbah Kanjeng Sepuh ternyata kebanyakan dari mereka hanya mengetahui tentang makam mbah Kanjeng Sepuh saja, sedangkan makam-makam lain yang berada di sekitar makam tersebut mereka tidak mengetahui identitasnya.



Keadaan semacam ini menjadi wajar saja mengingat masjid besar di depan makam tersebut juga diberi nama dengan nama Masjid Kanjeng Sepuh. Jadi wajar apabila masyarakat yang mengunjungi makam yang berada di belakang masjid ini tiada pernah sepi . Setiap waktu terus mengalir bak air yang datang dari berbagai penjuru kota di Jawa Timur.

Begitu juga kondisi masjidnya cukup terawat karena setiap hari dikunjungi oleh para peziarah. Kebersihan dalam masjid cukup terjaga sehingga peziarah yang berniat shalat atau I’tikaf didalam masjid ini cukup nyaman. Selain itu beberapa peninggalan masih terawal lestari di bagian depan masjid.

Tempat parkir kendaraanpun tersedia sehingga para peziarah yang membawa kendaraan roda empat bisa parkir dengan leluasa. Selain itu banyak pula peziarah yang datang dengan mengendarai kendaraan roda dua. Ongkos parkirpun tidak ada harga khusus tergantung manasuka peziarah. (Muin)



Kasihan , Tak ada Jembatan Permanen Petani Kesulitan Angkut Hasil Panen


Jepara – Petani di desa Tedunan kecamatan Kedung saat ini kesulitan membawa gabah hasil panen mereka. Pasalnya sawah mereka terpisah oleh saluran air yang cukup lebar. Akibatnya pengangkutan gabah dilakukan dengan cara manual dipanggul oleh tenaga manusia.

Jembatan yang digunakan untuk mengangkut hasil panen itu hanyalah jembatan bamboo yang kondisinya tidak layak untuk angkutan panen. Jembatan hasil swadaya petani itu terbuat dari beberapa batang bamboo yang dipasang membujur. Sedangkan tiang dan juga pegangan jembatan semua terbuat dari bamboo.

“ Ya gimana lagi adanya hanya jembatan bamboo ini , tenaga angkut hasil panen harus hati-hati jika melewati jembatan ini. Inipun hasil swadaya para petani disini “, ujar Sanwar petani dari desa Tedunan pada kabarseputarmuria.com

Jembatan bamboo ini usianya paling lama dua tahun. Oleh karena itu jika jembatan ini rusak para petanipun  kembali “urunan” untuk membuat jembatan darurat baru. Jika tidak ada jembatan darurat itu petani harus memutar jalan hampir satu kilometer jauhnya.

Minimnya infrastruktur pertanian ini membuat harga jual gabah lebih rendah dibandingkan dengan pemanenan di lahan lain. Jauhnya lokasi pemanen dengan jalan raya membuat biaya operasional panen lebih tinggi. Akibatnya harga gabah dihitung setelah dikurangi ongkos panen dan transportasi.

“ Kalau dihitung setiap kwintal gabah basah ada perbedaan harga sampai Rp 50 ribu . Selain itu jika mencari tenaga untuk panen juga susah kalau ada upahnya juga minta yang tinggi”, ujar tambah Sanwar.



Sanwar berharap ada bantuan infrastruktur pertanian untuk desa Tedunan kecamatan Kedung ini. Selain jalan pertanian yang membelah persawahan juga dibangunnya jembatan permanen diatas saluran air. Dengan lancarnya angkutan hasil pertanian tentunya akan meningkatkan harga jual gabah.

Selain itu petani yang akan menuju ke lahan persawahan tidak ada kesulitan meskipun kondisi musim hujan. Saat ini jika musim hujan tiba petani yang akan menggarap sawahnya harus memutar jalan mencari jalan alternative menuju ke lahannya masing-masing.

“ Saya iri lihat di televise jalan pertanian sudah bagus-bagus sehingga petani ke sawahnya bisa naik sepeda atau sepeda motor . Jika panen tiba gabah bisa diangkut menggunakan mobil “, harap Sanwar . (Muin)



"BLOGNYA MASYARAKAT PESISIR DEMAK DAN JEPARA "
Bagi pembaca yang ingin berbagi informasi dapat mengirim tulisan apa saja artikel, Berita, Foto dan apa saja yang bermanfaat ke Email : pakardans[at]gmail.com, Dan jika anda mempunyai informasi yang perlu diliput dapat menghubungi Redaksi Phone:
085641629350.-
Bagi anda yang mempunyai usaha apa saja yang ingin dipublikasan via media internet dan menghubungi Redaksi
Bila anda peduli dengan kemajuan blog ini dapat berbagi dengan kami
Donasi bisa dikirimkan via pengelola blog :
Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8
" Marilah Kita Bersama Berdayakan Masyarakat Pesisir"